Angin Puting Beliung Terjang Sejumlah Daerah di Pulau Jawa

Sejak minggu lalu, beberapa daerah di pulau jawa diterjang angin puting beliung. Mulai dari bagian timur sampai dengan bagian barat Pulau Jawa.

angin puting beliung
Rumah warga pasca diterjang angin kencang di Kabupaten Bogor. (BPBD)

ACTNews, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan fenomena La Nina yang terdeteksi datang kembali pada akhir tahun ini. Peringatan ini sekaligus menjadi penjelasan atas sejumlah kejadian cuaca ekstrem yang telah muncul di sejumlah daerah di Indonesia.

Sejak minggu lalu, beberapa daerah di Pulau Jawa diterjang angin puting beliung. Mulai dari bagian timur sampai dengan bagian barat Pulau Jawa. Berikut ini beberapa kejadian cuaca ekstrem yang dihimpun ACTNews:

Madura

Pada Senin (18/10/2021) angin puting beliung menerjang Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, angin merusak rumah warga di dua kelurahan yakni, Kelurahan Pangeranan dan Kelurahan Demangan. 

BPBD Bangkalan. Mencatat, satu rumah rusak berat kelurahan Pangeranan,18 rumah rusak ringan, tiga tempat usaha rusak ringan. Kelurahan Demangan, dan 30 rumah rusak ringan.

Yogyakarta

Selain di Madura, angin puting beliung juga terjadi di wilayah Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sejumlah dampak, di antaranya, papan reklame besar ambruk di Jalan Raya Jogja-Solo, dekat simpang kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Papan reklame menggantung di atas kabel listrik dan membuat listrik di kawasan itu ikut padam.

Hujan dan angin kencang Senin sore turut menumbangkan sejumlah pohon besar di wilayah Sleman. Pohon tumbang dilaporkan dua titik di Caturharjo, Sleman, yaitu di jalan Demang, Ronggowarsito dan Medari Cilik. Selain itu, pohon munggur diameter 50 centimeter di Jetis, Caturharjo, Sleman dilaporkan dan sempat mengganggu akses jalan.

Bogor

Sementara pada hari Ahad (17/10/2021) puting beliung dan hujan lebat yang terjadi di wilayah Bogor mengakibatkan sejumlah pemukiman warga mengalami kerusakan. BPBD Kabupaten Bogor melaporkan, sedikitnya ada empat rumah yang mengalami kerusakan dengan rincian satu unit rumah kategori rusak berat dan tiga rumah kategori rusak ringan.

Fenomena ini melanda Desa Putat Nutug di Kecamatan Ciseeng dan Desa Karang Asem Barat di Kecamatan Citeureup. Sebanyak empat KK atau sekitar 19 Jiwa terdampak serta menyebabkan satu KK atau sekitar tiga jiwa mengungsi ke rumah kerabat terdekat akibat kejadian ini.

"Selain mengakibatkan kerusakan rumah warga, pohon di sejumlah ruas jalan mengalami tumbang dan sempat menutup akses jalan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.[]