Antusias Pemprov DKI Jakarta Dukung Pemasaran Produk UMKM

Sejumlah pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, meninjau langsung Wakaf Modal Usaha Mikro (UMI) Mobile dari Global Wakaf-ACT yang terparkir di depan Balai Kota DKI Jakarta. Kehadiran armada pendukung pemasaran produk usaha kecil-mikro tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta.

wakaf umi mobile
Wakaf Modal UMI Mobile yang menjadi armada pemasaran produk UMKM binaan Global Wakaf. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Selepas peluncuran gerakan Bersama Angkat UMKM Indonesia di Jakarta, sejumlah pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung menuju ke armada Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (UMI) Mobile yang terparkir di depan Balai Kota DKI Jakarta. Sembari meninjau, mereka membawa beberapa barang produk UMKM binaan Global Wakaf-ACT yang terpajang di bus kecil tersebut ke meja kasir.

"Hari ini saya ditraktir, nih," canda Muhammad Abbas, salah seorang pegawai sambil menunjuk kawannya yang mentraktir, Senin (14/6/2021). Abbas yang berdinas di Biro Perekonomian Keuangan Pemprov DKI Jakarta menyempatkan meninjau serta membeli dagangan UMKM yang terpajang, sekaligus memberikan apresiasinya dengan kehadiran Wakaf UMI Mobile.


Tim Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta saat meninjau armada Wakaf Modal UMI Mobile. (ACTNews/Reza Mardhani)

"Selain kita melakukan pembinaan kepada usaha-usaha yang notabene mereka menghasilkan sebuah produk, juga di sisi lain bagaimana kita harus menciptakan pemasarannya. Mobil seperti ini kan salah satu upaya secara offline bagaimana melakukan pemasaran, yang menurut saya baik," ujar Abbas.

Senada dengan itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pemasaran menjadi salah satu kendala UMKM dalam mengembangkan produk mereka. "Dengan adanya konsep seperti ini, bisa menjadi salah satu upaya untuk memasarkan produknya yang mendekatkan kepada konsumen. Karena ini kan mobile," kata Andri.

Andri juga berharap ke depannnya akan ada kolaborasi dari Global Wakaf-ACT dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung UMKM yang saat ini terdampak pandemi. Dinas PPKUKM sendiri sekarang tengah menjalankan program Jakpreneur, yang merupakan sarana untuk mendorong kemajuan UMKM di Jakarta. Menurut Andri, ada tiga hal yang mesti difokuskan dalam pengembangan UMKM yakni kualitas, pemasaran, dan modal.

"Kualitasnya ada dua, kualitas SDM dan kualitas kemasan. Kedua pemasaran, ketiga modal. Dengan adanya kolaborasi, insyaallah ketiga permasalahan yang mendasar dari pelaku usaha kecil menengah dan mikro, sedikit demi sedikit bisa kita atasi. Jadi (menyukseskan) konsep Pak Gubernur, membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar," pungkas Andri.[]