Antusias Warga Kampung Seng Surabaya Selenggarakan Syukuran Qurban

Masyarakat nampak antusias karena berkesempatan untuk dapat menyembelih kurban di kampung mereka sendiri, mengolahnya sendiri, dan kemudian dapat duduk bersama untuk menikmati lezatnya menu masakan dari daging kurban.

Antusias Warga Kampung Seng Surabaya Selenggarakan Syukuran Qurban' photo

ACTNews, SURABAYA - Iduladha telah tiba, siapa sangka di tengah kota metropolis Surabaya,  masih ada warga yang belum merasakan menyembelih dan menikmati daging kurban. Warga Kampung Seng Gayung Kebonsari Surabaya baru merasakan nikmat menyembelih dan memasak hewan kurbannya sendiri setelah Global Qurban-ACT menyalurkan bantuan hewan kurban. Beberapa tahun belakangan, mereka mendapat daging kurban hanya dari pembagian di wilayah sekitar kampung saja. 

Masyarakat nampak antusias mulai dari proses penyembelihan, menyiapkan bumbu dapur, memasak hingga penyajian makanan untuk santap bersama di acara Syukuran Qurban, Senin (12/8). Antusiasme ini mereka rasakan karena berkesempatan untuk dapat menyembelih kurban di kampung mereka sendiri, mengolahnya sendiri, dan kemudian dapat duduk bersama untuk menikmati lezatnya menu masakan dari daging kurban.

Keceriaan tergambar jelas di wajah masyarakat Kampung Seng ketika makan bersama dengan menu rawon, salah satu menu favorit warga Surabaya. Kegembiraan anak-anak Kampung Seng semakin tumpah ruah ketika lomba-lomba semarak hari kemerdekaan juga dilaksanakan bersamaan dengan acara Syukuran Qurban.

"Terima kasih kepada Global Qurban-ACT yang mewujudkan mimpi kami untuk bisa menyembelih hewan qurban di kampung kami sendiri, sehingga kampung kami semarak merayakan Iduladha tahun ini," Sutarmi, warga Kampung Seng, Senin (12/8).


Syukuran Qurban memiliki beberapa agenda, yaitu penyembelihan hewan kurban, makan bersama, live mural, dan perlombaan untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Program “Syukuran Qurban, Berkahnya Makan Bersama” yang diinisiasi oleh Global Qurban-ACT Jawa Timur ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Mereka antara lain Jokopi selaku donatur hewan kurban, IWAPI, BEM Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Surabaya, yang turut menyemarakkan acara dengan lomba dan live mural kemanusiaan.

Wahyu Sulistianto Putro dari tim Global Qurban-ACT Jatim menyampaikan, kolaborasi di momen kurban tersebut dapat membahagiakan warga Kampung Seng Gayung Kebonsari yang masih prasejahtera. “Bagi pekurban, ini adalah bentuk pertanggungjawaban penyaluran kurban dengan baik dan profesional," terang Wahyu.

Hafis dari Jokopi mengaku terkesan dan senang bisa terlibat langsung dalam acara Syukuran Qurban. "Semoga ke depannya semakin banyak kolaborasi kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat," ungkapnya. Reny Widya Lestari selaku Ketua IWAPI Surabaya juga bersyukur karena diberi kesempatan untuk berkolaborasi bersama Global-Qurban ACT di momen Syukuran Qurban. []

Bagikan