Antusiasnya Masyarakat Kalsel Sambut Lumbung Sedekah Pangan

Antusias masyarakat terhadap Lumbung Sedekah Pangan ditandai dengan antrean panjang di dua titik Lumbung Sedekah Pangan di Masjid At-Taqwa, Banjarmasin Timur, dan Masjid At Taubah, Kotabaru pada Jumat (2/10) lalu. Selain jumlah penerima manfaat yang terus bertambah, semakin banyak para dermawan yang tergerak untuk memberikan sedekah terbaiknya.

Antrean warga penerima manfaat Lumbung Sedekah Pangan di Masjid At-Taqwa, Banjarmasin Timur. (ACTNews)

ACTNews, BANJARMASIN TIMUR, KOTABARU – Di Kalimantan Selatan, Lumbung Sedekah Pangan masih jadi andalan masyarakat. Terlihat dari antusias warga yang masih setia mengantre demi memenuhi kebutuhan dasar yang dimanahkan oleh para dermawan. Antusias itu dapat terlihat dari 2 titik Lumbung Sedekah Pangan di Masjid At-Taqwa, Banjarmasin Timur, dan Masjid At Taubah, Kotabaru pada Jumat (2/10) lalu.

Retno Sulisetiyani dari Tim Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan menceritakan, warga yang menunggu distribusi pangan langsung berbaris dengan rapi dan tertib mengantre. Menggunakan masker dengan baik, dan secara bergantian mengambil paket dan sayur yang disediakan.

Lumbung Sedekah Pangan kita pada hari ini berisi berbagai kebutuhan pokok seperti ikam asin, tahu, tempe,teh, ikan asin, dan terong, dibagikan kepada 76 penerima manfaat yang melintas dan mampir ke posko unit. Dermawan Masjid At-Taqwa juga memberi bantuan tambahan berupa sembako tambahan untuk disumbangkan berupa paketan pangan yang berisi gula, minyak, teh, tempe, dan minyak,” terang Retno.

Ilmiyah (50), warga sekitar yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang kue merasa terbantu dengan adanya kegiatan Lumbung Sedekah Pangan ini. "Alhamdulillah, lumayan tidak (usah) membeli sayur buat hari ini," ucapnya dengan nada penuh syukur dan mata yang berkaca-kaca.


Begitu juga sebanyak 53 paket pangan terdiri dari beras, minyak goreng, telur, mi instan, tempe, sayur mayur dan bumbu dapur di
Masjid At Taubah, Kotabaru. Adapun sisa paket yang belum terbagi tetap dibiarkan tersedia di rak Lumbung Sedekah Pangan untuk jemaah Jumat.

Nini Diah (65), salah satu penerima manfaat, hadir dan mengantre di bawah terik matahari. Namun karena kondisinya yang sudah uzur, beliau tidak mampu lagi ikut antri bersama peserta lainnya. Akhirnya tim pun mendahulukan Nini Diah untuk mengambil bahan pangan yang diperlukannya. "Terima kasih nak, lah," ungkapnya sembari berpamitan kepada tim yang sedang bertugas.


Tim sedang membantu Nini Diah mengambil bantuan. (ACTNews)

Selain di Masjid At-Taqwa dan Masjid At-Taubah, ACT Kalimantan Selatan memiliki lagi satu rak Lumbung Sedekah Pangan. Mengingat kehadiran ketiga Lumbung Sedekah Pangan tersebut masih sangat antusias disambut masyarakat Kalimantan Selatan, Retno turut mengajak para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam program ini agar maslahatnya untuk masyarakat semakin meluas.

“Sahabat dermawan, masih banyak lagi masyarakat prasejahtera dan pejuang nafkah harian yang merasakan dampak dari pandemi berkepanjangan ini. Mari bersama kita bantu lebih banyak pejuang ekonomi lagi dengan memberikan dukungan dengan donasi-donasi terbaik kita melalui Lumbung Sedekah Pangan di Indonesia Dermawan atau transfer langsung melalui BNI Syariah di nomor 88 00000 490,” ajak Retno. []