Apa yang Harus Kita Lakukan Ketika Banjir Melanda?

Agar banjir tidak menimbulkan kerugian yang signifikan apalagi sampai menelan korban jiwa, perlu dilakukan upaya-upaya tertentu.

Tips ketika banjir
Enam hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari bencana banjir (Dok. DMII-ACT)

ACTNews, JAKARTA – Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air. Namun, kadangkala banjir dapat datang tiba-tiba akibat dari angin badai atau kebocoran tanggul yang biasa disebut banjir bandang.

Banjir memang bukan bencana yang mematikan, namun tidak bisa dipungkiri banjir kerap kali menimbulkan korban jiwa. Tidak hanya itu, banjir mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan juga mengganggu perekonomian masyarakat setempat.

Agar banjir tidak menimbulkan kerugian yang signifikan apalagi sampai menelan korban jiwa, perlu dilakukan upaya-upaya tertentu pada saat banjir itu datang. Staff Training, Education and Development Disaster Management Institute of Indonesia (DMII), Erry Septiadi menjelaskan ada enam hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari bencana banjir.

1. Jangan Panik

“Pertama, hal yang perlu dilakukan ketika bencana banjir adalah jangan panik. Tetap tenang dan kuasai diri sendiri,” kata Erry, Rabu (29/9/2021).

Ia melanjutkan,, bencana banjir memang kerap datang dengan tiba-tiba. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan segera menyelamatkan diri serta keluarga ke tempat yang lebih aman.

2. Tas siaga bencana

Langkah kedua yang bisa dilakukan, adalah mengambil Tas Siaga Bencana yang sudah disiapkan untuk kebutuhan beberapa hari ke depan. Kata Erry, penting untuk memiliki Tas Siaga Bencana yang di dalamnya berisi peralatan yang dapat membantu bertahan hidup pascabencana. Tas Siaga Bencana bisa diisi dengan gunting, peluit, gergaji tali, dan korek api.

3. Waspada

Hal lain yang bisa dilakukan ketika banjir menerjang yakni untuk tidak berjalan melintas atau berenang di air yang mengalir cepat. Kecepatan air ini tidak bisa diprediksi sehingga sangat berbahaya jika ada yang melintas. Mungkin saja nyawa bisa menjadi taruhan.

“Jangan pernah mencoba untuk berjalan melintasi atau berenang di air yang mengalir cepat. Tidak tahu apa yang akan terjadi, bisa saja air mengalir lebih cepat atau bahkan arus air membawa material kayu,” jelas Erry.

Lebih lanjut yang perlu diperhatikan, seperti meninggalkan lokasi yang sudah tergenang air. Karena ketinggian dan kecepatan air bisa naik dengan cepat. Kemudian jika berada dalam kendaraan, segera keluar dari kendaraan karena air dapat menghanyutkan kendaraan dengan cepat.

“Perlu anda ketahui bahwa kendaraan bukan tempat aman untuk anda berlindung dari bencana, terlebih bencana banjir karena air dan material yang dibawa bisa menghanyutkan dan menghantam kendaraan anda,” tutupnya.[]