Armada Kebaikan Singgah di Gresik

Tak sekadar berbagi makanan gratis menjadi tujuan Humanity Food Truck singgah di SD Islam Al-Raudhatul Amien Full Day Education, Gresik pada akhir pekan lalu. Truk rakitan karoseri New Armada tahun 2019 ini juga ingin memperkenalkan produk kebaikan dan ingin mengedukasi anak-anak untuk selalu menjadi dermawan.

humanity food truck
Kegiatan anak-anak di Gresik di sela waktu menunggu sajian Humanity Food Truck matang. (ACTNews)

ACTNews, GRESIK – Di Jawa Timur, armada kemanusiaan Humanity Food Truck menggelar safari dengan mendatangi beberapa kota/kabupaten untuk menggelar aksi kemanusiaannya. Armada yang mengaspal di Jatim ini merupakan unit Humanity Food Truck ke dua dari ACT yang dirakit pada 2019 silam. Tersaji ratusan porsi makanan siap santap dari dapur truk ini.

Salah satu lokasi aksi Humanity Food Truck bulan Oktober ini ada di Gresik, tepatnya di SD Islam Al-Raudhatul Amien Full Day Education (IRADA), Graha Bunder Asri, Kebomas. Makanan siap santap bukan hanya untuk murid-murid yang mulai bersekolah tatap muka, tapi juga warga sekitar serta pekerja harian yang melintas di sekitar sekolah.

“Hadirnya Humanity Food Truck di lingkungan sekolah ini tak sekadar menyajikan makanan lezat yang disukai anak-anak. Akan tetapi lebih dari itu. Kami ingin mengenalkan dan membiasakan generasi muda akan manfaat dan hal-hal kebaikan, agar murid sekolah bisa meneruskan aksi-aksi kebaikan,” jelas Muhammad Rustam Afandi dari tim ACT Gresik, Ahad (17/10/2021).

Selain layanan makan gratis dari Humanity Food Truck, ACT Gresik juga menggelar pelayanan kesehatan untuk warga dengan Humanity Medical Services.

Aksi di Gresik ini merupakan kelanjutan sefari Humanity Food Truck di Jawa Timur. Selepas dari Gresik, truk beralat dapur lengkap ini melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnya seperti Probolinggo, Mojokerto hingga Jember.

“Truk ini merupakan bukti kedermawanan masyarakat dan pengelolaan sedekah profesional dari ACT. Truk buatan tahun 2019 ini pun menjadi bukti kebaikan itu ada dan masa gunanya cukup lama dan meluas,” tambah Rustam.[]