Asahan Diterjang Banjir, Bantuan dari ACT dan Bank Indonesia Mengalir

ACT Sumatra Utara bersama MRI menurunkan perahu karet untuk mengantarkan puluhan kilogram paket pangan bagi penyintas banjir di Kabupaten Asahan pada Ahad (13/12). Banyak rumah warga yang masih terjebak di dalam genangan air, yang otomatis menghambat aktivitas mereka sehari-hari dalam mencari nafkah.

Salah seorang warga terdampak banjir menerima paket bantuan sembako dari ACT Sumatra Utara dan Bank Indonesia. (ACTNews)

ACTNews, ASAHAN – Musim penghujan di akhir tahun meluas ke berbagai daerah di Sumatera Utara. Tak ayal luapan air dari sungai pun membanjiri permukiman. Setelah sempat menerjang Kota Medan dan Kota Tebingtinggi, banjir juga singgah ke Kabupaten Asahan.

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, Kabupaten Asahan juga mengalami luapan air dari Sungai Asahan 10 hari yang lalu, tepatnya Rabu (2/12). Lima desa di Kecamatan Tinggi Raja dan Buntu Pane terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Sekitar 500 kepala keluarga menjadi penyintas dari dampak banjir ini. Bencana tersebuttak sampai merenggut korban jiwa sebab warga sudah melakukan antisipasi. Pemkab Asahan dengan dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI serta POLRI berjibaku demi memberikan penyelamatan dan evakuasi kepada penyintas.


Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatra Utara bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) turut membantu proses evakuasi tersebut. Perahu karet diturunkan untuk membantu evakuasi warga sekaligus mengantarkan puluhan kilogram paket pangan untuk penyintas banjir di Asahan. Dengan melibatkan tim gabungan MRI Wilayah Sumatra Utara, MRI Asahan, dan MRI Tanjungbalai, para relawan menyisir satu per satu rumah warga yang masih dalam kondisi terendam air.

“Tampak raut wajah haru dari para penerima manfaat. Bantuan ini begitu berarti bagi mereka yang masih terjebak di dalam genangan air, yang tentu saja menghambat aktivitas mereka sehari-hari dalam mencari nafkah,” demikian jelas Sakti Wibawa dari Tim Program ACT Sumatra Utara. Tim diturunkan di Dusun 1, Desa Sie 2 Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Asahan pada Ahad (13/12) kemarin, mengingat rumah yang ada di desa dan dusun tersebut masih terendam pasca hari ke-10 banjir.


Seorang penerima manfaat yang berada di atas perahu darurat berama barang-barangnya. (ACTNews)

Sakti juga menjelaskan, pembagian sembako saat banjir di Asahan ini turut didukung Bank Indonesia melalui Program Dedikasi untuk Negeri Bank Indonesia. “Alhamdulillah ACT bersama MRI Sumatra Utara sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dari Bank Indonesia. Sampai saat ini kondisi masih menggenangi perumahan warga. Semoga musibah ini cepat berlalu,” harapnya.

Ia pun mengajak serta para dermawan untuk mendukung aksi-aksi kemanusiaan ini. “Kami mengajak para dermawan untuk memberikan bantuan terbaiknya. Bantuan dapat disalurkan melalui BNI Syariah di nomor 66 00000 21 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap, atau melalui laman Indonesia Dermawan,” pungkas Sakti. []