Atang Syukuri Tempat Tingggal Baru

Bertahun-tahun tinggal di rumah sederhana di tengah sawah, kini di hari tuanya Atang bisa bernafas lega. September ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyelesaikan pengerjaan rumah baru bagi Atang, juga memberikan hewan ternak untuk meningkatkan perekonomian.

Atang Syukuri Tempat Tingggal Baru' photo
Atang (kiri) sedang berfoto di depan rumah barunya di Ciamis. (ACTNews)

ACTNews, CIAMIS – Sawah mengelilingi tempat tinggal Atang (82) di Sadananya, Ciamis. Tak besar rumah yang ia tinggali sendirian itu. Tanah yang menjadi lokasi rumah berdiri pun sebelumnya milik orang lain. Atang hanya menumpang. Bertahun-tahun Atang tinggal di sana, sebatangkara setelah sang istri meninggal tanpa memiliki anak.

Buruh tani jadi pekerjaan Atang sehari-hari. Pendapatannya pun tak menentu, yang pasti jumlahnya sangat rendah. Sayang, usianya saat ini semakin menua mempengaruhi kondisi fisik. Ia pun jarang bekerja dan hidup dengan kondisi seadannya.

Namun, setidaknya saat ini Atang bisa bernafas lega. Tanah yang sudah sejak lama ia diami kini resmi menjadi miliknya. Atang tak lagi menumpang tanah, begitu juga bangunan rumah yang kondisinya saat ini sudah layak huni. Ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, hingga dapur ada di rumah baru Atang. Begitu juga alat rumah tangga yang telah lengkap. Kebahagiaan ini tak lepas dari peran dermawan yang telah menyalurkan sedekahnya melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

M Fauzi Ridwan dari tim Program ACT Tasikmalaya, Selasa (8/9), mengatakan, saat ini pembangunan rumah Atang telah selesai. Selama satu bulan proses pembangunan dilakukan melibatkan warga sekitar. Tanah yang sebelumnya milik orang lain pun telah dibeli dan menjadi milik Atang. Bangunan rumah pun menggunakan batu bata dan menjadikan jenis rumah permanen.

“Selain rumah baru, Pak Atang juga diberikan satu ekor kambing yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian. Kambing ini diberi karena kondisi Pak Atang yang tak lagi memungkinkan untuk tetap menjadi buruh tani atau pekerjaan kasar lainnya,” jelas Fauzi.

Hadirnya rumah baru serta hewan ternak pun disyukuri Atang. Ia mengaku tak pernah bermimpi memiliki rumah baru karena ia menyadari kondisi ekonominya yang tak mencukupi. Apalagi saat ini usianya telah menginjak lebih dari 80 tahun.

Sebelumnya enggak pernah mimpi apapun, hatur nuhun atas semua kebaikan yang telah saya terima, semoga Allah membalasnya,” ungkap Atang sambil menahan haru, Selasa (8/9).

ACT Tasikmalaya sendiri di tahun 2020 sudah membangun beberapa rumah untuk lansia. Sebelumnya, rumah baru untuk Aminah, lansia warga Padakembang, Tasikmalaya, selesai dibangun pada Juli lalu. Semua bangunan baru yang terbangun tak pernah lepas dari peran dermawan yang telah menyalurkan kedermawanannya melaui ACT. Fauzi menambahkan, bagi semua pihak yang ingin bersedekah bisa mengirimkannya melalui BNI Syariah 88 0000 9277.[]

Bagikan

Terpopuler