Atep Salman yang Ingin Jadi Relawan sampai Wafat

Atep Salman Al Farisi bertekad menjadi relawan hingga wafat. Baginya menjadi relawan adalah panggilan hati nurani.

atep salman al farisi
Atep Salman Al Farisi saat memberikan pelatihan tentang pemadaman api. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Sejak tahun 2009, Atep Salman Al Farisi telah terjun ke dunia kerelawanan bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bandung. Sejak saat itu, Atep jatuh hati dan selalu siap sedia jika diminta untuk bertugas. 

Ia mulai bergabung menjadi relawan MRI saat bencana gempa mengguncang Bandung. Saat itu, Atep bersama teman-teman melakukan penggalangan dana dan menitipkannya kepada ACT Bandung. 

Bagi Atep, keinginan menjadi relawan muncul karena pengalamannya sebagai anggota Pramuka saat di bangku sekolah. Selain itu, menjadi relawan baginya adalah panggilan hati nurani.. 

“Keinginan menjadi relawan datang dari hati nurani, maka dunia kerelawanan adalah dunia yang akan digeluti sampai ajal menjemput,” kata Atep Salman Al Farisi.


Selama menjadi relawan, Atep telah bertugas ke banyak wilayah bencana di antaranya setiap kali banjir melanda sejumlah wilayah di Bandung, tanah longsor Tasikmalaya, gempa Lombok, banjir di Aceh, dan banjir Banjarnegara. 

“Sebenarnya orang tua kan khawatir, apalagi saya enggak ada kabar. Pernah sekali saya enggak kasih kabar, tetapi alhamdulillah orang tua lihat saya ada di TV saat saya bertugas, mereka bangga,” kenang Atep.[]