ATM Beras Meluncur Perdana di Masjid Said Naum

Setelah uji coba pada pekan lalu, ATM Beras Aksi Cepat Tanggap perdana digunakan di Masjid Said Naum, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Puluhan warga prasejahtera dan warga rusun tinggal di sekitar Masjid Said Naum.

ATM Beras Meluncur Perdana di Masjid Said Naum' photo
Warga Kelurahan Kebon Kacang (kanan) dibantu tim Masyarakat Relawan Indonesia menampung beras dari ATM Beras Aksi Cepat Tanggap di Masjid Said Naum, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – ATM Beras berkapasitas 200 kilogram kini hadir untuk masyarakat prasejahtera di pusat kota. Setelah uji coba pada pekan lalu di Wakaf Distribution Center Gunung Sindur, ATM Beras digunakan perdana di Masjid Said Naum, Kelurahan Kebon Kacang,  Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). Puluhan warga yang tinggal di Kelurahan Kebon Kacang menjadi penerima manfaat.

Kepala Cabang ACT Jakarta Pusat Rimanda Putra menjelaskan, pengadaan ATM Beras merupakan respons dari kelesuan ekonomi yang semakin dirasakan masyarakat prasejahtera selama pandemi Covid-19. “Setiap bulan, warga prasejahtera di sekitar masjid Said Naum yang sudah dikoordinasikan dewan pengurus masjid dapat memperoleh beras gratis dari ATM Beras,” terang Rimanda.

Untuk mengambil beras, warga dibekali Wakaf Card berupa kartu otomatis yang harus ditempelkan ke mesin pemindai di ATM. Masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan lima kilogram beras setiap transaksinya. Setiap bulan, tim program ACT akan mengisi beras sesuai jumlah penerima manfaat. Beras yang digunakan dalam program ini merupakan pasokan dari Lumbung Beras Wakaf binaan Global Wakaf - ACT. Ke depan, selain beras, para penerima manfaat juga akan mendapat satu dus air minum wakaf.

“Kita ingin menjangkau penerima manfaat lebih banyak lagi, sebab itu, beras yang dimanfaatkan harus lebih banyak. Kami berharap sahabat dermawan juga membersamai ikhtiar ini,” ajak Rimanda.

Dewan Pengurus Masjid Said Naum Bagian Sosial Supardi menjelaskan, aksi perdana ATM Beras ACT diperuntukkan bagi warga prasejahtera prioritas di RW 11, RW 8, dan RW 5 Kelurahan Kebon Kacang. Mereka adalah wali dari anak-anak yatim juga janda yang tinggal seorang diri di rusun.

“Insyaallah untuk bulan depan, lebih banyak warga prasejahtera di Kelurahan Kebon Kacang yang kami koordinasi untuk dapat menikmati layanan beras gratis ATM Beras ACT,” kata Supardi. Menurut pengalaman Pengurus Said Naum, jumlah warga prasejahtera yang terdiri dari anak-anak yatim dan prasejahtera di Kelurahan Kebon Kacang mencapai 400 orang. Ia juga berharap agar ATM Beras ACT dapat dimanfaatkan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan di sekitar masjid Said Naum.

“Kehadiran ATM Beras ini tentu sangat meringankan masyarakat prasejahtera di sekitar sini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami pun berterima kasih kepada ACT dan para donatur, sebab bukan hanya sekali ini saja Dewan Pengurus Masjid Said Naum dan ACT bekerja sama dalam program-program sosial,” lanjut Supardi.

Beras Wakaf menemani Lebaran Iduladha

Khadijah (72) warga rusun Tanah Abang turut memperoleh beras dari ATM Beras yang beroperasi untuk pertama kalinya, Kamis (30/7) lalu. Ibu empat orang anak yang kini tinggal seorang diri itu mengaku amat senang mendapatkan tambahan beras dari ATM Beras ACT. Perempuan baya asal Banjarmasin itu mengaku akan memasak beras yang ia peroleh dari ATM Beras ACT untuk dibagikan juga kepada petugas keamanan di sekitar rusun Tanah Abang.

“Alhamdulillah dapat beras lagi, saya mau masak banyak untuk dibagikan ke satpam juga. Saya kan tinggal sendiri, jadi mau berbagi. Saya kan orang enggak punya, tetapi pengen gitu bagi-bagi, ya walau dari beras yang juga dikasih orang,” cerita Khadijah yang juga mempunyai kebiasaan membagikan makanan kepada petugas keamanaan rusun setiap hari Jumat itu. Kebetulan, Jumat pekan ini bertepatan dengan hari raya Iduladha.


Kepala Cabang ACT Jakarta Pusat Rimanda Putra (kiri), penerima manfaat ATM Beras Khadijah, dan Dewan Pengurus Masjid Said Naum bagian Sosial Supardi. (ACTNews/Gina Mardani)

Sejak 1981 tinggal di Rusun Tanah Abang, Khadijah mengaku baru kali ini ada program ATM Beras. Ia pun bersyukur semakin banyak dermawan yang peduli dengan kehidupan masyarakat prasejahtera di tengah ibu kota. “Semoga lancar rezekinya dan sehat selalu ya,” doanya.

Syukur juga disampaikan Kamalah (50), ibu dari dua anak yatim yang masih di bangku sekolah dasar. Kamalah tidak menyangka kalau menjelang hari raya iduladha keluarganya malah mendapat bantuan beras gratis ATM Beras ACT. “Tadi lagi masak ketupat di rumah. Insyaallah bisa buat tambahan,” ujar warga yang tinggal di Jalan Kebon Kacang 44 itu.

Kamalah yang setiap bulan mengandalkan bantuan dari masjid untuk anak-anaknya bersekolah juga mendoakan kebaikan hati para dermawan yang sudah menginisiasi program ini. “Semoga terus diberkahi Allah,” doanya.

Sebelumnya, Selasa (28/7) mesin ATM Beras berkapasitas 200 dan 500 kilogram diterima ACT di Wakaf Distribution Center Gunung Sindur. ATM Beras akan dipasang di sejumlah masjid di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pangan warga prasejahtera. ATM Beras merupakan pendukung Gerakan Lumbung Sedekah Pangan Nasional. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk turut andil dalam kepedulian terhadap sesama di tengah era kenormalan baru.[]


Bagikan