Awal September, Sumur Wakaf Kembali Dibangun di Gaza

Dua Sumur Wakaf kembali dibangun di Gaza, Palestina pada awal September 2021. Dibangun di kedalaman 50 meter dan memiliki sistem penyaringan khusus, Sumur Wakaf dihadirkan untuk meredam krisis air yang dialami warga Gaza.

sumur wakaf palestina
Proses pembangunan Sumur Wakaf baru di Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Pembangunan dua unit Sumur Wakaf untuk masyararakat Gaza tengah berlangsung. Masing-masing sumur dibangung di wilayah Beit Hanoun, Gaza Utara dan di Khuza'a, Khan Younis, selatan Gaza. Proses pembangunan melibatkan relawan ACT Palestina dan masyarakat sekitar.

Firdaus Guritno dari Tim Global Humanity Response ACT memperkirakan, pembangunan dua sumur yang memiliki kedalaman 50 meter ini akan berlangsung selama satu bulan.

"Insyaallah, sumur baru bisa digunakan nanti di akhir bulan. Sumur Wakaf ini merupakan ikhtiar Global Wakaf-ACT dan para dermawan untuk meredam krisis air di Gaza," jelas Firdaus.

Selama ini, Firdaus menjelaskan, mayoritas warga Gaza masih meminum air dengan kualitas di bawah rata-rata standar kesehatan.  Air yang mereka minum pun sering kali dari sumber air tercemar.

Firdaus berharap, melalui Sumur Wakaf, warga Gaza diharapkan dapat mengonsumsi air dengan kualitas yang lebih baik. Ia menegaskan, air yang bersumber dari Sumur Wakaf akan sangat bersih dan layak konsumsi. 

“Sumber air Sumur Wakaf diambil dari kedalaman yang cukup. Sumur juga dilengkapi sistem penyaring yang akan menyaring kotoran dan senyawa berbahaya pada air yang di pompa keluar,” lanjutnya.

Selama ini, masyarakat Gaza sangat kesulitan membangun sumber air dengan sistem penyaringan yang baik. Perlu biaya yang sangat tinggi untuk membangun itu semua.Air yang selama ini tersedia sering kali keruh sangat berbahaya jika dikonsumsi secara terus menerus. “Bisa menyebabkan berbagai penyakit, hingga kelainan janin jika dikonsumsi ibu hamil," kata Firdaus.

Kedua sumur ini menjadi Sumur Wakaf ke-33 dan 34 yang dihadirkan ACT dan dermawan di Gaza. Jumlahnya pun diproyeksikan akan bertambah seiring dukungan para dermawan.[]