Ayat Cahyadi: Potensi Wakaf di Pekanbaru Sangat Tinggi

Melihat tingginya potensi wakaf, Pemkot Pekanbaru tengah menggencarkan program-program berbasis wakaf produktif. Cara ini digunakan karena wakaf dapat menjadi solusi pengentasan kemiskinan.

Ayat Cahyadi: Potensi Wakaf di Pekanbaru Sangat Tinggi' photo
Peserta Waqf Business Forum (WBF) di Pekanbaru. Acara ini merupakan kegiatan edukasi sekaligus mengajak masyarakat Pekanbaru untuk berwakaf produktif. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, PEKANBARU Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru, menjadi salah satu kota yang disambangi Global Wakaf-ACT untuk mengadakan Waqf Business Forum. Kegiatan ini merupakan yang kedua kali di Pekanbaru, setelah sebelumnya digelar pada tahun 2019. Hal ini mengingat Pekanbaru merupakan kota dengan potensi wakaf yang tinggi.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, dalam sebuah wawancara dengan tim ACTNews, mengatakan kota yang dipimpinnya itu memiliki penduduk muslim yang cukup tinggi. Maka dari itu, potensi wakaf sangatlah tinggi, khususnya wakaf produktif yang nantinya akan digunakan untuk kemakmuran Pekanbaru sendiri. “Program wakaf dapat jadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan,” jelasnya.


Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi saat ditemui tim ACTNews, Kamis (12/3). Untuk mengentaskan kemiskinan di Pekanbaru, salah satu solusi yang pemkot lakukan ialah dengan wakaf produktif. (ACTNews/Eko Ramdani)

Namun, menurut Ayat, kesadaran masyarakat untuk berwakaf produktif saat ini masih kurang. Pengertian umum tentang wakaf di tengah masyarakat masih sebatas makam, madrasah, dan masjid. Untuk itu, masih perlunya edukasi terkait wakaf produktif ini, salah satunya yang telah diadakan Global Wakaf melalui acara Waqf Business Forum, Rabu (11/3) malam lalu.

Ayat yang juga menjadi salah satu tamu undangan di acara Waqf Business Forum mengatakan, telah banyak contoh hasil dari wakaf produktif, salah satunya adalah hotel bintang 5 di Madinah yang merupakan wakaf dari Usman bin Affan. Hingga kini hotel masih berdiri dan uang hasil sewanya sebagian diberikan untuk masyarakat prasejahtera.

Baca juga: Meluaskan Edukasi Wakaf untuk Masyarakat Pekanbaru

Acara Waqf Business Forum di Pekanbaru Rabu lalu itu tak hanya sebagai ajang edukasi, tapi juga penandatanganan kolaborasi antara Global Wakaf dengan PT Sarana Pangan Mandiri yang merupakan BUMD Pekanbaru untuk mengelola dana wakaf. Dana wakaf ini merupakan dana yang dihimpun Global Wakaf dan akan dimaksimalkan oleh PT SPM untuk kemakmuran masyarakat Pekanbaru. “Dana wakaf dari masyarakat Pekanbaru, nanti hasilnya akan kembali ke masyarakat Pekanbaru lagi,” jelas Ayat.

PT SPM akan membuka 83 Rumah Pangan Madani di Pekanbaru. Untuk membuka Rumah Pangan Madani ini dana yang PT SPM gunakan merupakan dana wakaf yang Global Wakaf kelola. “Rumah Pangan Madani merupakan warung penyedia bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya untuk masyarakat prasejahtera,” kata Ade Putra Daulay, Direktur PT SPM, Rabu (11/3).[]


Bagikan