Badrudin, Marbut di Sukabumi Berharap Memiliki Rumah Layak

Badrudin salah seorang marbut di Sukabumi tinggal di rumah yang kurang layak. Meski begitu, dirinya tetap semangat dan telaten menjalani pekerjaan sebagai penjaga rumah Allah.

bantuan rumah marbut
dinding rumah Badrudin terbuat dari bilik bambu yang sudah rapuh. Genting juga sudah mulai melorot. Saat hujan, air masuk dari genting yang bocor dan sela-sela dinding yang bolong. (ACTNews)

ACTNews, SUKABUMI — Masjid adalah rumah Allah SWT yang harus dipelihara dan dirawat. Maka bagi Badrudin, merawat masjid dan musala dengan menjadi marbut adalah panggilan jiwa dan ibadah kepada Allah SWT. 

Badrudin kini tinggal di Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Saban hari ia membersihkan dan merawat masjid dan musala yang ada di dekat rumahnya.

Siapa sangka di balik ketelatenannya merawat rumah Allah, Badrudin memiliki rumah yang kurang layak. Muchlis dari Tim ACT Sukabumi mengatakan, rumah Badrudin berukuran 6x4 meter. Tempat tidur dan ruang tamu menjadi satu. 

“Jadi saat ada tamu, Badrudin menjamunya di ruangan yang biasa dipakai tidur dia dan keluarga,” jelas Muchlis, Kamis (19/5/2022). 

Muchlis melanjutkan, dinding rumah Badrudin terbuat dari bilik bambu yang sudah rapuh. Genting juga sudah mulai terlihat melorot. Saat hujan, air masuk dari genting yang bocor dan sela-sela dinding yang bolong. 

“Saat malam, aing juga berhembus lewat sela-sela dinding. Bahkan rumah Badrudin berdiri di atas tanah pabrik sehingga sewaktu-waktu bisa digusur,” katanya. 


Rumah Badrudin tampak dari belakang. (ACTNews)

Selain menjadi marbut, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Badrudin memelihara beberapa ekor ayam dan bebek. Dengan penghasilan yang tak menentu dan pas-pasan, tambah Muchlis, sangat sulit bagi Badrudin untuk membeli tanah serta membangun rumah untuk keluarga. 

“Meski ekonominya sulit, Badrudin tak pernah putus asa dan tetap bersemangat menjadi marbut masjid serta mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat berjemaah. Ia berharap kelak bisa membangun rumah yang layak,” pungkas Muchlis. 

Melihat kondisi ini, Tim ACT Sukabumi Raya mengajak kepada para dermawan untuk ikut berikhtiar membantu membangun rumah Badrudin. Harapannya dengan adanya bantuan ini, Badrudin dapat hidup nyaman dan bahagia bersama keluarganya.

“Bagi para dermawan yang hendak menyalurkan kepeduliannya, antuan dapat mengakses laman Indonesia Dermawan. Semoga kepedulian kita dapat membantu mewujudkan mimpi Pak Badrudin,” harap Muchlis. []