Bahagia Jasuki yang Dagangannya Diborong Habis

Jasuki tak menyangka bakal ada yang memborong seluruh dagangannya hari itu, Jumat (10/9/2021). Apalagi, jagung yang ia jual kemudian dibagikan gratis ke warga sekitar yang membutuhkan.

borong dagangan act
Jasuki saat barang dagangannya diborong. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN TANGERANG – Di tengah pandemi berkepanjangan, Jasuki tak patah arang mencari rezeki. Setiap hari, di waktu petang, ia siap berdagang hingga larut malam. Villa Permata Regency, Tangerang menjadi tempatnya berkeliling menjajakan dagangan. Jagung yang ia jual. Walau tak pernah habis jualannya, tapi Jasuki tetap bersemangat untuk penuhi kebutuhan keluarga.

Akan tetapi ada yang berbeda saat Jasuki berdagang di pekan kedua September. Tak sampai larut malam, dagangannya sudah ludes terjual. Gembira tak bisa disembunyikan. “Kaget saya ada yang borong jagung saya malam ini,” ungkapnya.

Apa yang dirasakan Jasuki merupakan luapan kegembiraan karena ia merupakan salah satu pedagang kecil yang merasakan program borong dagangan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Melalui cabang di Kabupaten Tangerang, ACT membeli seluruh dagangan Jasuki, kemudian dibagikan kembali ke warga secara gratis.

Ridwan Marsudi dari tim Program ACT Kabupaten Tangerang mengatakan, borong dagangan merupakan salah satu ikhtiar ACT menanggulangi dampak pandemi, khususnya pada pedagang kecil. “Tak menutup kenyataan bahwa pandemi membawa dampak besar pada pedagang kecil, mereka mengalami penurunan pendapatan. Untuk itu kami menghadirkan aksi borong dagangan yang didukung oleh sedekah dermawan,” jelasnya.

Selain borong dagangan dan membagikannya ke warga sekitar, ACT juga memberikan tambahan modal bagi Jasuki. Ridwan menambahkan, tambahan modal ini diharapkan mampu membantu pedagang kecil seperti Jasuki di tengah pandemi.[]