Bahagia Sian Kembali Miliki Gerobak Dagang Demi Perbaiki Ekonomi Keluarga

Kebakaran besar membawa duka bagi Sian (36) dan keluarga, warga Makassar. Ia tak lagi miliki modal untuk memulai kembali usaha kecil, padahal usaha itu jadi tumpuan ekonomi keluarga.

kebakaran makassar
Siang yang mencoba Gerobak Wakaf dari Global Wakaf-ACT untuk memulai kembali usaha burger kelilingnya. (ACTNews)

ACTNews, MAKASSAR Pertengahan Agustus lalu, kebakaran hebat terjadi di Kompleks Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Musibak ini menghanguskan 95 rumah dan menyebabkan kurang lebih 300an jiwa kehilangan tempat tinggal.

Sian (36 tahun), merupakan salah satu orang yang terdampak. Sampai saat ini, ia tinggal di tenda darurat bersama suami dan ketiga anaknya dengan segala keterbatasan. Ketika ditemui oleh tim Global Wakaf-ACT, Sian mengatakan, kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan api sangat cepat menyebar sehingga tak ada lagi harta yang bisa diselamatkan.

"Siang itu, saya dan suami berserta anak-anak berada di rumah. Tapi tiba-tiba saja api yang sangat besar muncul dari atas rumah. Saya segera menyuruh anak saya sama suami segera keluar, tetangga sudah banyak yang berlarian juga. Sudah enggak ada yang bisa diselamatkan termasuk gerobak yang biasa saya pakai berjualan burger keliling, yang tersisa cuma baju di badan saja,” tuturnya.

Sebelumnya, Sian dan suami berprofesi sebagai penjual burger keliling. Akan tetapi, kebakaran besar hanguskan rumah beserta isinya serta gerobak yang jadi sumber penghasilan satu-satunya untuk menafkahi keluarga. Hingga sekarang, Sian belum memiliki modal untuk bisa memulai kembali usahanya. Apalagi ia masih harus membangun kembali rumah yang sudah rata dengan tanah.

Untuk itu, Global Wakaf-ACT melalui Wakaf Usaha Produktif (WUP) yang mengelola wakaf tunai Sahabat Dermawan menghadirkan gerobak baru untuk Sian agar ia bisa kembali berjualan lagi. Terima kasih pun terus terucap dari Sian dan keluarganya.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak yang sudah mau membantu saya. Dari dulu saya berdoa untuk bisa kembali berjualan lagi supaya ada uang tambahan buat beli beras dan bangun rumahku kembali, tapi susah sekali untuk kumpulkan modal karena selalu berkurang dipakai untuk beli kebutuhan sehari-hari. Saya enggak menyangka hari ini bisa dapat gerobak burger baru, ini akan saya ingat terus dan ceritakan kepada anak-anak saya kalau sudah besar nantinya. Insyaaallah besok saya mau segera jualan supaya bisa ada tambahan penghasilan untuk nafkah keluarga saya," ungkap Sian.[]