Bahagiakan Korban Gempa Lombok dengan Dapur Qurban

Bahagiakan Korban Gempa Lombok dengan Dapur Qurban

ACTNews, LOMBOK - Iduladha tinggal menghitung hari. Hari makan daging, begitulah sebagian orang menyebutnya. Hari mulia yang seharusnya menjadi suka cita bagi umat muslim di dunia. Bahagia menyantap daging kurban bersama keluarga tercinta. Tetapi, bagaimana dengan nasib saudara-saudara kita di Lombok sana? Apakah mereka dapat merasakan nikmatnya kurban pascagempa yang memporak-porandakan tanah mereka?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi motivasi Global Qurban (GQ) - ACT untuk berbagi kebahagiaan kurban bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di sana. Bagaimana tidak, dari data sementara tercatat 318 jiwa dinyatakan meninggal dunia, 1.033 jiwa mengalami luka-luka. Tidak hanya itu, masyarakat korban gempa juga menderita kerugian materil rumah sekitar 22.271 mengalami kerusakan dengan rincian 9.220 rusak berat (RB), 723 rusak sedang (RS), dan 12.778 rusak ringan (RR).

Presiden Global Qurban Rini Maryani mengatakan, bencana Lombok perlu disikapi dengan positif. Bagi GQ, jangan mengutuk gempa yang sudah terjadi, tapi jadikan musibah ini sebagai pelajaran untuk evaluasi diri, pelajaran untuk semakin meningkatkan ukhuwah sesama muslim. Salah satu cara meningkatkan kepedulian kepada korban gempa Lombok yaitu dengan berbagi kebahagiaan kurban dari kita untuk mereka.

Provinsi Nusa Tenggara Barat, imbuh Rini, memang menjadi salah satu wilayah target distribusi Global Qurban 2018. Kabupaten/kota yang termasuk wilayah jangkauan meliputi Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kota Dompu, Kabupaten Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima.

"Di fase tanggap darurat ini, sejumlah dapur umum sudah didirikan di 8 titik posko kemanusiaan ACT. Insya Allah, ketika Iduladha nanti, dapur-dapur ini akan berfungsi menjadi Dapur Qurban. Sajian siap santap khas kurban akan dibagikan kepada para pengungsi di Lombok," jelas Rini.

Dapur Qurban menjadi bagian dari rangkaian penanganan tanggap darurat bagi korban gempa Lombok, untuk memastikan kebutuhan pangan mereka tercukupi, terutama di momen Iduladha.  

Tahun lalu seluruh kabupaten/kota di Pulau Lombok dapat dijangkau oleh GQ. Masyarakat dapat merasakan nikmatnya daging kurban terutama masyarakat prasejahtera. Contohnya saja di Desa Macan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat yang sulit berkurban karena mengalami paceklik. 

Demen ite, kami senang sekali. Mudah-mudahan tahun mudi (tahun depan) Global Qurban malik (bisa) kirimkan kurban leg (lagi) ke desa kami ini, Desa Guntur Macan,” ucap Marzuki, salah seorang penerima manfaat GQ dari Dusun Landungan, Desa Macan.

Global Qurban terus mengajak masyarakat Indonesia untuk meluaskan maslahat kurban, menjangkau mereka yang dilanda bencana alam seperti warga Lomobok, maupun mereka yang terpapar kirisis kemanusiaan.  []

Tag

Belum ada tag sama sekali