Bangun Hunian Nyaman untuk Keluarga Ashraf di Palestina

Bantuan untuk memulihkan kondisi Palestina pascaagresi Israel terus dilakukan. Salah satunya dengan merenovasi rumah warga Gaza yang terkena serangan.

rekonstruksi rumah palestina
Rumah Ashraf Ali Joma' Abu Rebai yang telah direkonstruksi. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Bantuan untuk memulihkan kondisi Palestina pascaagresi Israel terus dilakukan. Salah satunya dengan merenovasi rumah warga Gaza yang terkena serangan. 

Ashraf Ali Joma' Abu Rebai misalnya. Rumah sederhananya di Desa AlBadaweyya, Gaza Utara, rusak sebagian terkena serangan Israel. 

Rekonstruksi dimulai pada Desember 2021. Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, bukan hanya memperbaiki bagian yang rusak, namun keseluruhan rumah Ashraf juga direnovasi, mulai dari ruang depan, kamar, hingga dapur. 

"Alhamdulillah, proses renovasi telah rampung pada pertengahan Januari lalu. Berkat sedekah Sahabat Dermawan, rumah Ashraf dapat ditinggali dengan nyaman. Dinding dan atap yang bolong, sudah diganti. Dinding yang sebelumnya kusam dan berjamur, telah dicat. Lantai juga telah dipasangi keramik," ujar Said, Ahad, (23/1/2022).


Rumah Ashraf sebelum direnovasi. (ACTNews)

Ashraf pun sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Sahabat Dermawan Indonesia dan ACT atas bantuan yang ia terima.  Ia dan sembilan anggota keluarganya kini dapat hidup lebih nyaman. Lubang-lubang rumah yang bisa dimasuki angin musim dingin kini telah ditutup. 

"Terima kasih masyarakat Indonesia yang selalu mendukung perjuangan hidup warga Palestina. Semoga hidup kalian dipenuhi keberkahan," doa Hasan.

Pada agresi Israel yang berlangsung selama 11 hari Mei lalu, 16.800 unit rumah warga Gaza rusak. 1.800 di antaranya rusak parah dan tidak layak untuk ditinggali kembali.[]