Banjir dan Longsor Kepung Kota Semarang

Belum selesai duka banjir di Kalimantan Selatan, kabar duka serupa datang dari Kota Semarang. Banjir dan longsor mengepung ibu kota Jawa Tengah tersebut dan berdampak pada warga yang menjadi penyintas hingga korban jiwa.

Banjir yang terjadi di permukiman di Kota Semarang pada awal Februari ini. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang melalui siaran persnya mencatat ada 76 kelurahan yang terdampak banjir di awal bulan Februari 2021 ini. Banjir terjadi di beberapa wilayah, tersebar di sepuluh kecamatan yaitu Kecamatan Tugu, Semarang Barat, Semarang Utara, Semarang Tengah, Semarang Selatan, Ngaliyan, Pedurungan, Semarang Timur, Gayamsari, dan Genuk. Selain banjir, longsor juga terjadi di beberapa titik di Semarang, di antaranya Genuk Krajan, Jomblang, Tegalsari, Kecamatan Candisari. Secara keseluruhan, BPBD mencatat hingga akhir Januari, Kota Semarang telah mengalami 43 kejadian tanah longsor.

Bencana ini menyebabkan ribuan warga terdampak, mulai dari hilangnya harta benda, luka fisik dan dilaporkan dua orang meninggal dunia karena tertimbun material longsor. Merespons bencana ini, tim gabungan BPBD, pemadam kebakaran serta relawan Masyarakat Relawan Indonesia-ACT Kota Semarang segera melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir dan longsor. Salah satu titik yang mendapatkan aksi tanggap darurat ini di Jomblang Sari III, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Di titik ini terjadi longsor dan menghancurkan empat rumah warga.

“Selain menerjunkan tim relawan, ACT juga segera mendirikan posko kemanusiaan serta dua posko dapur umum,” ungkap Hamas Rausyanfikr dari tim Program ACT Jawa Tengah, Ahad (7/2/2021).

Kini, berbagai kebutuhan mendesak untuk segera dipenuhi bagi para penyintas bencana di Semarang. Makanan siap saji, alat kebersihan, selimut, obat-obatan, keperluan bayi hingga tenda darurat perlu disediakan sesegera mungkin.

“ACT sendiri membuka kesempatan bagi dermawan untuk menyalurkan sedekah terbaiknya. Sedekah terbaik bisa disalurkan langsung ke kantor cabang ACT terdekat atau melalui laman Indonesia Dermawan,” ajak Hamas.[]