Banjir dan Longsor Terjang 12 Kecamatan di Lebak

Sejumlah 12 kecamatan serta 27 desa di Kabupaten terdampak banjir dan longsor, Ahad (6/12) sore. Banjir merendam 541 rumah, 11 rumah rusak ringan, 3 rumah rusak sedang, 13 rumah rusak berat, dan 27 rumah rusak akibat longsor.

Banjir di Kabupaten Lebak, Ahad (6/12) sore. (Dok. BPBD Lebak)

ACTNews, LEBAK – Tiga orang hanyut terseret arus Sungai Cilangkahan Dua ketiga air bah menerjang Kampung Gembrong, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Ahad (6/12) sore. Dua berhasil ditemukan sedangkan satu masih dalam pencarian.

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Lebak pada hari yang sama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lebak melaporkan, banjir dan longsor berdampak ke 12 kecamatan dan 27 desa. Sejumlah 541 rumah terendam, 11 rumah rusak ringan, 3 rumah rusak sedang, 13 rumah rusak berat, dan 27 rumah rusak akibat longsor.

BPBD Lebak juga mencatat sejumlah kerusakan infrastruktur, yaitu jalan amblas sepanjang 10 meter di ruas jalan Kabupaten Muncang-Leuwidamar, Kampung Warung Lame, Desa Tanjungwangi kecamatan muncang, kerusakan jalan poros Desa Mekarmanik, Kampung Sukamaju, Kecamatan Bojongmanik sepanjang 10 meter, jembatan gantung ambruk di Desa Sangiang-Bolang, Kecamatan Malingping Pilar Tengah, dan kerusakan bangunan SD 1 Filial Kampung Sinarjaya, Desa Girigajabaya, Kecamatan Muncang. 

Sementara itu, Sukma Jayalaksana dari Tim Program Aksi Cepat Tanggap Banten melaporkan, relawan Masyarakat Relawan Indonesia masih melakukan asesmen ke sejumlah lokasi banjir dan longsor.

“Berdasarkan pengalaman kami dalam menangani bencana sebelumnya, bantuan darurat yang dibutuhkan para penyintas banjir meliputi bahan makanan, air bersih, air minum, pakaian bersih, obat dan vitamin. Sejauh ini tim masih melakukan asesmen, kami mohon dukungan sahabat dermawan semua,” kata Sukma.[]