Banjir di Aceh Meluas, ACT Buka Posko Kemanusiaan di Aceh Utara

Banjir di Aceh meluas dan membuat ribuan warga terdampak. Merespons hal tersebut, ACT buka posko kemanusiaan di Lhoksukon, Aceh Utara.

banjir Aceh Utara
Tim Emergency Response ACT mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak banjir di Aceh Utara. (ACTNews/Amanda Jufrian)

ACTNews, ACEH UTARA – Banjir di Provinsi Aceh meluas. Hingga Selasa (4/1/2022) banjir merendam tiga wilayah di provinsi Aceh, yakni Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Langsa. 

Hidayatullah dari tim ACT Lhokseumawe mengatakan banjir di Aceh belum surut. Di Aceh Utara, ketinggian air bervariasi sekitar 30 cm sampai 80 cm dan merendam 12 kecamatan. Bahkan melumpuhkan jalur lintas nasional Medan-Aceh. 

“Laporan dari Dinsos Aceh Utara, sekitar 23.000 warga Aceh Utara terdampak. Sementara itu, di Kota Langsa 19.361 jiwa dan Aceh Timur 4.481 jiwa terdampak,” ujarnya, Selasa (4/1/2022). 


Hidayatullah melanjutkan, tim Emergency Response ACT hari ini, Selasa (4/1/2022) membuka Posko Kemanusiaan banjir Aceh di alun-alun Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Ini bertujuan agar koordinasi dalam penanganan maupun distribusi bantuan bencana banjir Aceh berjalan efektif. 


Posko Kemanusiaan ACT di Lhoksukon. (ACTNews/Amanda Jufrian)

Sebelumnya pada Senin (3/1/202) kemarin, tim ACT Lhokseumawe bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, mendistribusikan paket pangan berupa Beras, Telur, Air Mineral, dan Minyak Goreng kepada korban banjir di Aceh Utara. Pendistribusian dilakukan di tiga titik yakni Mns Blang, Mns Ceubrek dan Kampung Baru. 

“Ketiga wilayah ini merupakan daerah terparah yang terkena banjir. Di hari Ahad (2/1/2022) yang lalu, tim Emergency Response ACT juga telah terjun mengevakuasi warga di Aceh Utara ke tempat aman,” pungkasnya.[]