Banjir di Belitung, Anak-Anak Kampung Laskar Pelangi Butuh Perlengkapan Sekolah

Banjir di Belitung, Anak-Anak Kampung Laskar Pelangi Butuh Perlengkapan Sekolah

ACTNews, BELITUNG TIMUR - Bagi ribuan anak-anak di Kabupaten Belitung Timur, hari Senin kemarin (17/7) harusnya menjadi hari pertama masuk sekolah yang membahagiakan. Baju sekolah baru, tas baru, sepatu bersih mengkilat, dan juga lembaran buku-buku yang masih kosong di awal tahun ajaran baru 2017/2018.

Tapi angan itu rupanya tak berlaku bagi anak-anak yang tinggal di kampung Laskar Pelangi itu. Pasalnya, sejak Ahad (16/7), banjir mengepung nyaris seluruh wilayah Belitung Timur. Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menyatakan kejadian banjir di Belitung dan Belitung Timur sudah ditetapkan status darurat banjir.

Data terkini yang dihimpun relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bangka Belitung (Babel) menyatakan, setidaknya ada 2.780 warga yang mengungsi karena banjir merendam tujuh kecamatan sekaligus di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.

Sejak Ahad kemarin, banjir di Belitung Timur mengepung tujuh kecamatan meliputi Kecamatan Simpang Renggiang, Kepala Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar. Meski hari ini, Selasa (18/7), beberapa kampung yang dikepung banjir sudah mulai surut, tapi akses jalan menuju ke lokasi masih banyak yang terputus.

Salah satu titik banjir terparah berada di Kecamatan Gantung. Salah satu relawan dari MRI Bangka Belitung mengatakan, sejak Senin malam (17/7) akses menuju Gantong belum terhubung sama sekali. Kampung Laskar Pelangi itu belum bisa dicapai bantuan.

“Kabar dari kawan yang coba masuk ke Gantong, tadi malam mereka lewat Simpang Pesak dengan rute Tanjung-Badau-Dendang-Simpang Pesak-Gantong. Tapi transportasi mobil putus di Batu Penyu. Hanya bisa dilanjutkan pakai motor sampai Gantong,” kata salah seorang relawan MRI Babel dihubungi via sambungan telepon.

Kecamatan Gantung dan Manggar tentu tak asing di benak banyak masyarakat Indonesia. Dalam novel dan film populer Laskar Pelangi, Kecamatan Gantung (atau Gantong dalam bahasa lokal Belitung) dan Kampung Manggar menjadi lokasi utama cerita tentang anak-anak Belitung yang bercita-cita meraih pendidikan jauh sampai ke Universitas Sorbonne Paris.

Tapi, kini banjir masih melumpuhkan nyaris seluruh aktivitas sekolah di Belitung Timur. Hari pertama masuk sekolah di Belitung Timur, yang seharusnya dimulai pada Senin kemarin (17/7), tertunda entah sampai kapan. Sebagian besar sekolah yang terendam banjir terpaksa masih melanjutkan liburnya.

Begitu juga dengan ribuan anak-anak sekolah di Kampung Manggar dan Kampung Gantung juga kampung lain yang terendam banjir. Bagaimana mau memulai sekolah kalau baju seragam dan buku-buku semua ikut terendam?

Erzaldi selaku Gubernur Bangka Belitung pun mengatakan bantuan paling dibutuhkan hari ini adalah perlengkapan sekolah. “Saat ini yang kita butuhkan adalah perlengkapan sekolah untuk ribuan anak-anak Belitung Timur. Banyak perlengkapan sekolah yang sudah disiapkan untuk hari pertama sekolah malah terendam air banjir,” kata Gubernur Provinsi Bangka Belitung dikutip dari Media Indonesia Senin kemarin (17/7).

Namun demikian, hingga kabar ini dirilis, belum ada data pasti tentang jumlah sekolah yang terendam di Belitung Timur. Banyak akses jalan yang masih terputus menjadi kendala utama terputusnya informasi dari kampung-kampung yang terendam.

“Sekolah di Gantong sebagian besarnya masih lumpuh. Hari pertama belajar-mengajar di sekolah ditiadakan. Anak-anak masih di pengungsian. Banyak juga yang kabarnya masih mengungsi di rumah saudara-saudara mereka. Selain itu, bantuan lainnya yang dibutuhkan berupa pakaian orang dewasa, selimut, popok bayi, dan obat-obatan,” ujar seorang relawan MRI Babel di Belitung.

Sementara itu, Erzaldi mengatakan posko pengungsian korban banjir berada di Posko Manggar lebih kurang sebanyak 2.280 orang dan sekitar 500 orang di Posko Kantor Camat Gantong.

Pantauan cuaca dari Prakirawan BMKG Bangka Belitung, hari Selasa ini (18/7) langit Bangka Belitung masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan-sedang (durasi lama) disertai kilat/petir dan angin kencang. Hujan akan mengarah ke Kabupaten Bangka Barat, Bangka Induk, Pangkal Pinang, Bangka Tengah, Bangka Selatan juga sampai ke Belitung dan belitung Timur. []

Tag

Belum ada tag sama sekali