Banjir di Jeneponto Putus Saluran PDAM, Penyintas Kesulitan Air Bersih

Akibat banjir di Jeneponto yang terjadi pada pekan lalu membuat saluran pipa PDAM terputus. Akibatnya penyintas kesulitan mendapat air bersih dan keadaan air sumur bor mengandung banyak kapur yang berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.

distribusi air bersih
ACT-MRI sedang mendistribusikan air bersih kepada penyintas banjir di Jeneponto. (ACTNews)

ACTNews, JENEPONTO – Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Rabu (7/7/2021) hingga Kamis dini hari. Wilayah terdampak cukup parah yaitu di Desa Tarowang dan Desa Allu Tarowang,  Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Akibatnya jalur pipa PDAM di wilayah tersebut terputus. 

Komandan Posko Kemanusiaan ACT MRI Sulsel Azis mengatakan bahwa kebutuhan mendesak penyintas banjir bandang tersebut adalah air bersih. Karena pipa PDAM yang mengalirkan air ke rumah-rumah warga terputus dan warga kesulitan mendapat air bersih untuk mencuci dan memasak. 

"Mayoritas warga di sini menggunakan saluran air PDAM untuk memenuhi kebutuhan hidup sedikit yang menggunakan sumur bor, karena kandungan zat kapurnya sangat tinggi sehingga tak layak konsumsi. Banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu, menyebabkan putusnya pipa saluran air PDAM yang masih bermasalah hingga sekarang." ujarnya, Selasa (13/7/2021). 

Azis menambahkan, dalam merespon kebutuhan air bersih untuk warga terdampak, ACT mendistribusikan 3000 liter air bersih di Desa Tarowang pada Selasa (13/7/2021). Mengingat dampak bencana masih terasa, aksi ini akan dilakukan hingga saluran PDAM warga normal. 

"Alhamdulillah, hari ini, berkat donasi dari sahabat dermawan, kami telah menyalurkan 3000 liter air bersih untuk warga terdampak di Desa Tarowang. Insyaallah ke depan akan kita salurkan secara berkala hingga kebutuhan air warga terdampak dapat terpenuhi. Tak hanya itu, bantuan logistik akan segera diupayakan untuk warga terdampak" pungkasnya.

Jumlah penyintas dari banjir bandang tersebut menurut data tim Masyarakat Relawan Indonesia hingga Selasa (13/7/2021)sebanyak 317 KK atau 1.292 jiwa terdampak,  23 rumah rusak parah, 229 rumah rusak sedang, 87 rumah rusak ringan, 5 warung dan 4 perahu hilang tersapu air bah. 

Bagi sahabat dermawan yang ingin membantu meringankan beban penyintas banjir di Jeneponto bisa melalui  Indonesiadermawan.id. Uluran tangan para sahabat sangat diharapkan para penyintas hingga saat ini. []