Banjir Kembali Melanda Samarinda

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya sirkulasi siklonik di Kalimantan bagian utara sebagai penyebab banjir.

banjir Samarinda
Salah satu rumah warga di Kota Samarinda terendam banjir setinggi 80 sentimeter. (ACTNews)

ACTNews, SAMARINDA — Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, terendam banjir, Rabu (21/10/2021).  Curah hujan tinggi menjadi penyebab bendungan air Benanga meluap. Banjir bercampur lumpur memaksa ribuan jiwa terpaksa mengungsi. 

“Saat ini bantuan seperti makanan siap santap, air bersih, air minum, dan perlengkapan bayi masih sangat mendesak untuk dipenuhi,” kata Tim ACT Kalimantan Timur, Budi Cahyanto, Kamis (21/10/2021).

Lebih lanjut, di tempat pengungsian dibutuhkan obat-obatan. Sebagian warga mengalami berbagai penyakit kulit. Mereka juga terpaksa bertahan di pengungsian seadanya. “Mereka juga memerlukan kebersihan sanitasi. Mengingat korban yang mengungsi jumlahnya sangat banyak,” tambah Budi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya sirkulasi siklonik di Kalimantan bagian utara sebagai penyebab banjir.[]