Banjir Menggenangi Sejumlah Desa di Kalimantan Barat

Kepala Cabang ACT Kalimantan Barat, Didik Imam Wahyudi mengatakan ketinggian air di Desa Sungai Pelang mencapai setengah meter. Sedangkan tiga desa di Kecamatan Muara Pawan, ketinggian air mencapai 1,3 meter.

banjir di kalbar
Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat terendam banjir.(ACTNews)

ACTNews, KALIMANTAN BARAT – Empat desa di dua kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat terendam banjir. Desa tersebut yakni Desa Sungai Pelang di Kecamatan Matan Hilir, Desa Ulak Medang, Desa Tanjung Pasar dan Desa Mayak di Kecamatan Muara Pawan.

Kepala Cabang ACT Kalimantan Barat, Didik Imam Wahyudi mengatakan ketinggian air di Desa Sungai Pelang mencapai setengah meter. Sedangkan tiga desa di Kecamatan Muara Pawan, ketinggian air mencapai 1,3 meter.

“Dua hari terakhir curah hujan agak tinggi, kemungkinan banjir masih akan terus menggenang permukiman warga,” katanya saat dihubungi, Selasa (14/9/2021).

Sementara, total empat kabupaten di Kalimantan barat yang terendam banjir, yakni Kabupaten Mempawah, Melawi, Kapuas Hulu dan Ketapang.

“Untuk Kabupaten Mempawah dan Melawi kondisi air sudah semakin surut. Kami juga sudah selesai untuk proses distribusi bantuan. Sedangkan untuk Kabupaten Kapuas Hulu dan Ketapang berdasarkan informasi, kondisi masih banjir,” katanya.

Pada Selasa, relawan ACT Kalimantan Barat juga telah memberikan bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan dan alat kebersihan.

“Alhamdulillah, 40 paket pangan dan paket kebersihan diri sudah tersalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Mempawah. Dilanjutkan dengan 60 paket pangan dan paket kebersihan diri untuk korban terdampak di Kabupaten Melawi,” kata Didik.[]