Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Banyumas, Ribuan Orang Mengungsi

Berdasarkan data sementara BPBD Banyumas, sekitar 1.500 warga diungsikan untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

banjir banyumas
Tim penyelamat tengah mengevakuasi warga di Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Selasa (15/3/2022). (ACTNews)

ACTNews, BANYUMAS – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Selasa (15/3/2022). Banjir dipicu curah hujan yang tinggi sejak Senin (14/3/2022) malam. 

Menurut Venatan Pramudio dari tim ACT Purwokerto, beberapa wilayah yang terendam banjir adalah Desa Gebangsari Kecamatan Tambak, Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen, Desa Wonoyoso Kecamatan Kuwarasan, Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh, dan Desa Pandak Kecamatan Sumpiuh. Ketinggian air mencapai satu meter.

Banjir juga dipicu luapan Sungai Sengon di Desa Pandak, Sungai Kecepak di Desa Gebangsari, dan Sungai Gatel di Desa Kedungpring. Ratusan rumah terendam dan akses jalan terputus,” kata Venatan, Selasa (15/3/2022). 

Venatan melanjutkan, ribuan warga mengungsi akibat ketinggian air terus naik dan intensitas hujan masih tinggi. Saat ini, tim penyelamat dari BPBD dan Tanggap Darurat ACT telah ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga. 

“Berdasarkan data sementara BPBD Banyumas, sekitar 1.500 warga diungsikan untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa,” ujarnya. 

Saat ini, kebutuhan warga terdampak banjir adalah makanan siap santap, alat-alat tidur, tenda, air minum dan makanan bayi. Selain itu layanan kesehatan dan obat-obatan juga diperlukan.[]