Banjir Sudan Telan 90 Korban Jiwa

Pemerintah Sudan mengumumkan fase tanggap darurat pada 30 Agustus 2020. Langkah itu diikuti pemerintah Khortoum, ibu kota Sudan, yang menjadi daerah paling parah terendam banjir.

Banjir Sudan Telan 90 Korban Jiwa' photo
Sedikitnya 380.000 orang terdampak banjir di Sudan. Korban jiwa hingga Selasa (1/9) dikabarkan mencapai 90 orang. Luapan sungai Nil disebut sebagai tingkat terparah sepanjang 100 tahun. (UN Humanitarian)

ACTNews, KHORTOUM – Hujan deras dan banjir menghantam Sudan sejak Juli lalu. Total hinggal 380.000 jiwa menjadi korban. Per Selasa (1/9), 90 orang dikabarkan meninggal dunia. Lebih dari 37.000 rumah terdampak banjir. Keluarga yang kehilangan tempat tinggal pun menumpang di rumah kerabat mereka.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) pun melaporkan, Pemerintah Sudan menetapkan fase tanggap darurat pada 30 Agustus 2020. Langkah itu diikuti pemerintah Khortoum, ibu kota Sudan, yang menjadi daerah  paling parah terendam banjir.

Kementerian Irigasi dan Sumber Daya Air Sudan melaporkan ketinggian Sungai Nil mencapai 17,43 meter. Angka tersebut disebut paling tinggi selama 100 tahun. Hujan deras yang paling banyak terjadi di wilayah Etiopia menyebabkan Sungai Nil meluap dan membanjiri Sudan. Air bah menerjang dan menghancurkan rumah-rumah masyarakat di Sudan yang tinggal di sekitar Sungai Nil.

Banjir yang sudah terjadi sejak pertengahan Juli itu sedikitnya berdampak kepada 380.000 jiwa di 18 provinsi. Negara bagian Khartoum, Nil Biru, dan Sungai Nil di Sudan termasuk yang paling parah terdampak banjir, sementara kerusakan juga telah dilaporkan di wilayah Gezira, Gadarif, Kordofan Barat dan Darfur Selatan sejak medio Agustus lalu.

OCHA melaporkan, akses ke air bersih juga terdampak. Hal ini semakin memperihatinkan di masa pandemi Covid-19. Sebanyak 2.000 sumber air terkontaminasi dan tidak dapat berfungsi di wilayah Nil Biru pada akhir Juli lalu, sumber air yang dimanfaatkan lebih dari 100.000 orang, termasuk para pengungsi yang amat membutuhkan air bersih.[]


Bagikan