Banjir Surut, Warga Kudus Masih Mengungsi

Selain evakuasi dan membantu normalisasi aliran sungai, tim MRI-ACT turut mendistribusikan ratusan paket makanan siap santap untuk para pengungsi sejak Kamis malam hingga kini, Jumat (21/2).

Banjir Surut, Warga Kudus Masih Mengungsi' photo
Tim MRI-ACT mendistribusikan makanan siap santap ke warga terdampak banjir di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (ACTNews)

ACTNews, KUDUS - Banjir menerjang Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada Kamis (20/2). Berdasarkan laporan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT di Kudus, tinggi air banjir bervariasi, sekitar 50 hingga 150 sentimeter pada Kamis malam. Warga pun mengungsi di posko utama di Balai Desa Kesambi hingga kini, Jumat (21/2), meski banjir telah surut.

M. Syifaudin selaku Komandan MRI Kudus menyampaikan, telah bersiaga di lokasi banjir untuk mengevakuasi warga terdampak. “Kami dan masyarakat setempat juga bergotong-royong menormalisasi aliran sungai yang penuh tumpukan material limbah kayu,” terang Syifaudin.

Selain evakuasi dan membantu normalisasi aliran sungai, tim turut mendistribusikan ratusan paket makanan siap santap untuk para pengungsi sejak Kamis malam hingga kini. “Total 400 paket makanan sudah kami bagikan. Tim relawan terus intens berkomunikasi dengan pihak kelurahan Kesambi. Hari ini lanjut membantu warga menambal tanggul yang jebol dan membersihkan beberapa fasilitas umum di desa,” tambah Syifaudin.

Sementara itu, Syafiq dari Badan Permusyawaratan Desa Kesambi (BPD) mengaku sangat terbantu atas bantuan relawan kemanusiaan yang terlibat. “Terima kasih teman-teman dari MRI-ACT sudah membersamai kami hingga hari ini. Mari kita semua tetap siaga karena semalam curah hujan masih tinggi, potensi banjir susulan harus diwaspadai,” katanya.

Warga terdampak masih sangat membutuhkan makanan siap santap, selimut, dan air bersih. Bantuan untuk perbaikan infrastruktur hingga perbaikan tanggul juga menjadi prioritas utama. []


Bagikan