Banjir Terjang Jember, Sejumlah Warga Mengungsi

Banjir menerjang Jember, salah satunya di wilayah Bangsalsari sejak Selasa (12/1/2021). Luapan sungai yang menerjang beberapa area ini bahkan mencapai ketinggian 40 sentimeter dan merusak sejumlah bangunan milik masyarakat.

Banjir Terjang Jember, Sejumlah Warga Mengungsi' photo
Pemandangan Pondok Pesantren Ar Rosyid setelah diterjang banjir. (ACTNews/Uzlatussakinah)

ACTNews, JEMBER – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir melanda wilayah Bangsalsari, Kabupaten Jember. Berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dan warga setempat, sungai yang berada di wilayah itu pun meluap dan membanjiri beberapa area di Jember pada Selasa (12/1/2021) lalu.

“Ketinggian banjir yang melanda berkisar 40 sentimeter,“ ujar pengasuh Pondok Pesantren Ar-Rosyid yang pondok pesantrennya tak luput dari terjangan banjir. Sekitar 68 kepala keluarga dan 150 santri dari Pondok Pesantren Ar Rosyid yang terdampak banjir, dan beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Tim Tanggap Darurat Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Jember, beserta warga dari berbagai kalangan atau kelompok bergotong royong untuk membersihkan material-material yang tersisa sejak Rabu (13/1/2021) kemarin. Seperti lumpur dan kayu yang masih menumpuk di rumah warga dan di sekitar Pondok Pesantren Ar Rosyid.


Terjadinya banjir ini juga membuat banyak sekali barang-barang seperti, peralatan rumah tangga, dan barang elektronik serta beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” ujar Dani Ardisa dari Tim Program ACT Jember.

Berdasarkan pantauan Tim ACT Jember hingga Kamis (14/1/2021) ini, kondisi curah hujan dengan intensitas tinggi masih melanda beberapa daerah di Kabupaten Jember. “Dengan tingginya curah hujan seperti ini, memungkinkan dapat terjadinya banjir susulan. Oleh karena itu Tim ACT dan MRI Kota Jember akan tetap siaga menghadapai adanya banjir susulan nantinya jika terjadi. Sebagian para santri juga telah mengungsi ke beberapa rumah warga dan ke pondok pesantren bagian sebelah selatan yang lebih aman. Bantuan paket pangan untuk warga serta tambahan pakaian layak pakai untuk para santri juga kita salurkan hingga sekarang,” ungkap Dani.

Dani juga mengajak para dermawan untuk terus mendukung aksi-aksi ACT dalam merepons bencana dan pemulihan dari banjir di Jember. “Mari bersama-sama bantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan masih membutuhkan berbagai bantuan, seperti kebutuhan pokok berupa paket pangan, air bersih, pakaian layak pakai, obat-obatan, selimut, alat tulis, Alquran, dan sembako. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening BNI Syariah di nomor 66 00000 970 atas nama Yayasan Aksi Cepat Tanggap atau melalui Indonesia Dermawan,” Ucap Dani. []