Bantu Inaka dan Kanaka, Bayi Kembar Siam Asal Jepara

Kanaka memiliki kelainan lemah jantung yang sangat berpengaruh pada pertumbuhannya. Sedangkan Inaka, tidak memiliki kelamin dan kaki yang tidak sesuai ukuran tubuhnya.

Mobile Social Rescue
Inaka dan Kanaka bayi kembar siam yang lahir di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. (ACTNews)

ACTNews, JEPARA – Mereka adalah Inaka dan Kanaka. Bayi kembar yang lahir empat bulan lalu, tepatnya, pada April 2021, di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Mereka terlahir dengan kondisi kembar siam dan hanya memiliki satu lubang anus.

Kanaka memiliki kelainan lemah jantung yang sangat berpengaruh pada pertumbuhannya. Sedangkan Inaka, tidak memiliki kelamin dan kaki yang tidak sesuai ukuran tubuhnya.

Sejak lahir mereka mendapat perawatan intensif, sebagai program di salah satu rumah sakit di Semarang. Namun, program itu hanya berjalan empat bulan, kini Inaka dan Kanaka terpaksa dirawat di rumah dengan keterbatasan peralatan medis.

Keluarga Inaka dan Kanaka termasuk masyarakat prasejahtera. Ayah mereka bekerja serabutan mengolah pertanian, sedangkan ibunya hanya seorang buruh pabrik.

Setiap hari Inaka dan Kanaka mengkonsumsi susu formula khusus yang harganya sekitar Rp350 ribu. Susu tersebut hanya untuk dua hari. Cukup berat bagi keluarga mereka, sedangkan masih ada kebutuhan utama yang belum tercukupi.

Ketua MRI-ACT Pati Husni Azam, yang menemui langsung keluarga Inaka dan Kanaka, menjelaskan, kebutuhan pengobatan Inaka dan Kanaka mendesak. Selain operasi, kedua kayak beradik itu tidak bisa minum asi karena dokter menyatakan keduanya memiliki alergi.

“Saat ini, MRI-ACT Pati Raya masih terus menggalang bantuan untuk Inaka dan Kanaka. Kami membawakan paket sembako dan disusulkan berikutnya dengan dua kali pengantaran susu formula,” kata Husni.

Saat ini, pengobatan Inaka dan Kanaka masih tertunda sebab berat tubuh mereka belum mencukupi. ACT juga menggalang bantuan untuk mereka melalui Indonesiadermawan.id.[]