Bantu Masyarakat, Anggota MRI Kabupaten Semarang Hadirkan Bazar “Suka-Suka”

Saat ini, Bazar Suka-Suka ini menjual berbagai pakaian layak pakai, dijual dengan harga mulai Rp5-10 ribu. Bahkan, masyarakat pun bisa bayar seikhlasnya untuk pakaian tertentu.

MRI bersamai umat
Relawan MRI-Kabupaten Semarang hadirkan Bazar Suka-Suka yang menjual sandang layak pakai. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN SEMARANG Relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT Kabupaten Semarang, Rohani Panjaitan, membuat Bazar Suka-Suka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Awal diberi nama “suka-suka” karena di pasar itu, barang-barang yang dijual bersifat “suka-suka” atau tidak menentu.

Saat ini, Bazar Suka-Suka ini menjual berbagai pakaian layak pakai, dijual dengan harga mulai Rp5-10 ribu. Bahkan, masyarakat pun bisa bayar seikhlasnya untuk pakaian tertentu.

"Sebetulnya, pakaian layak pakai itu kami peruntukkan untuk Teras Sedekahmedium berbagi yang juga digagas Rohani. Namun, jumlah pakaian bekas sudah terlalu banyak, padahal, saat ini yang semakin kita butuhkan adalah sembako. Kami pun berikhtiar mengalihkan pakaian layak pakai menjadi bantuan yang lain dengan cara dijual agar manfaatnya lebih maksimal,” kata Rohani, Selasa (31/8/2021).

Hasil dari Bazar Suka-Sukaa digunakan untuk menambah belanja sembako di Teras Sedekah. Rohani pun merangkul ibu-ibu PKK yang bertugas menjadi tim “marketing” di Bazar Suka-Suka.

Rohani Panjaitan menghadirkan Teras Sedekah di Dusun Macanan, RT 01 RW 05 No.40 Desa Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Teras Sedekah ini merupakan sarana berbagi dengan konsep swalayan yang bersinergi dengan Bazar Suka-Suka.[]