Bantu Ramadhan Memenuhi Kebutuhan Pokok Melalui Sister Family Palestine-Indonesia

Ramadhan Mohammed Juned (46) tidak lagi mampu berjalan dengan normal. Tembakan tentara Israel saat aksi blokade beberapa waktu lalu membuat kakinya cacat. Ia mengalami kerusakan saraf akibat peluru yang bersarang di kaki.

Ramadhan bersama keluarganya. (ACTNews)
Ramadhan bersama keluarganya. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Ramadhan Mohammed Juned (46) tidak lagi mampu berjalan dengan normal. Tembakan tentara Israel saat aksi blokade beberapa waktu lalu membuat kakinya cacat. Ia mengalami kerusakan saraf akibat peluru yang bersarang di kaki.

Ramadhan kini hidup tanpa pekerjaan yang pasti. Ia bersama istri dan ketiga anaknya hidup dalam ekonomi yang sulit. Anak mereka, Ala (15) dan Saef (14) memerlukan biaya untuk bisa mengenyam pendidikan seperti anak-anak lainnya. Sedangkan anak bungsu Ramdhan, kini berusia 4 tahun dan membutuhkan makanan sehat dan bergizi untuk pertumbuhannya.

Dukungan untuk Ramadhan tengah diikhtiarkan Aksi Cepat Tanggap melalui Program Sister Family Palestine-Indonesia. Melalui program ini, ACT berikhtiar menghubungkan keluarga Palestina dengan keluarga Indonesia sebagai donatur.

Said Mukaffiy dari Global Humanity Response-ACT menerangkan, melalui program ini, bantuan kebutuhan dasar untuk keluarga Palestina akan diberikan. Bukan hanya itu, program ini juga memberikan rasa persaudaraan atau connecting people to people antara keluarga Indonesia dan Palestina.

“Program ini merupakan langkah awal kita bersama membangun kehidupan di Palestina. Sahabat Dermawan bisa menyampaikan bantuan terbaik melalui Indonesiadermawan.id,” jelas Said.[]