Bantuan Alat Kebersihan, Kurangi Risiko Penyakit Pascabanjir Samarinda

Pascabanjir di Samarinda, permasalahan kesehatan muncul. Kondisi ini dipengaruhi buruknya sanitasi pascabanjir. ACT pun membagikan alat kebersihan dan paket sanitasi untuk mengurangi risiko munculnya penyakit.

Bantuan Alat Kebersihan, Kurangi Risiko Penyakit Pascabanjir Samarinda' photo

ACTNews, SAMARINDA Untuk mengurangi risiko tersebarnya penyakit pascabanjir Samarinda, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT, Rabu (3/7) kemarin mendistribusikan alat kebersihan. Bantuan ini diberikan kepada 200 kepala keluarga di Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur. 

Ida selaku Sekretaris Lurah Gunung Lingai menyebut, setelah surutnya banjir yang merendam Samarinda, permasalahan kebersihan berupa endapan lumpur dan material lain yang terbawa arus banjir menyisa di permukiman warga. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. 

Ida mengungkapkan, hampir 50 kasus ditemukan terkait warga yang mengalami sakit karena kurangnya kebersihan setelah banjir. Beberapa warga juga ada yang terserang demam berdarah dan tifus hingga perlu dirujuk ke rumah sakit. “Kasus ini kami dapati setelah rutin melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga,” kata Ida, Rabu (3/7).

Ida mengapresiasi pemberian alat kebersihan yang dilakukan MRI-ACT. Menurutnya, program ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah setempat untuk mencegah potensi menyebarnya penyakit lebih luas lagi. Ia mengharapkan warga terus menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri.


Riski Andriani dari tim ACT Kaltim mengatakan, selain memberikan alat kebersihan, ACT juga mendistribusikan paket sanitasi. PAket tersebut berisi sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, detergen juga pembersih lantai sebagai antibakteri. Bantuan alat kebersihan dan paket sanitasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Walau kini banjir telah surut, Samarinda masih rutin diguyur hujan, termasuk di wilayah Gunung Lingai. Letak geografis Gunung Lingai yang berada di antara lereng gunung serta bantaran sungai membuat tempat ini menjadi langganan banjir tiap kali turun hujan dengan intensitas tinggi.

Prediksi cuaca Samarinda dari BMKG untuk tiga hari ke depan, Sabtu (6/7), masih akan dibalut cuaca cerah berawan. Hujan lokal juga diperkirakan akan mengguyur ibu kota Kalimantan Timur ini. []

Bagikan