Bantuan Alquran Sapa Keluarga Muslim Prasejahtera di Kenya

Selain makanan pokok, bantuan mushaf Alquran juga didistribusikan untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kaloleni, Kenya.

Bantuan Alquran Sapa Keluarga Muslim Prasejahtera di Kenya' photo
Anak-anak menerima bantuan mushaf Alquran pada pertengahan Maret lalu. (ACTNews)

ACTNews, KALOLENI – Sejumlah dermawan mungkin tidak mengira jika bantuan mereka diterima oleh orang-orang yang tinggal lebih dari 8.000 kilometer jaraknya dari Indonesia. Kaloleni, sebuah wilayah di wilayah Kilifi, Kenya, menjadi salah satu tujuan derma berlabuh.

Sebuah kota yang tercatat sebagai salah satu wilayah termiskin di Kenya itu dihuni kurang lebih hingga 47.000 rumah tangga. Daerah seluas 909 kilo meter persegi itu menampung sekitar 352.175 jiwa. World Food Programme menyebut Kaloleni sebagai salah satu wilayah paling miskin di Kenya. Sebagian besar anak-anak di Kaloleni yatim piatu karena orang tua mereka meninggal akibat AIDS.

Pertengahan Maret lalu, Aksi Cepat Tanggap berkesempatan hadir di Kaloleni. Menghubungi langsung mitra setempat, ACT membagikan ratusan mushaf Alquran untuk anak-anak pada13-15 Maret 2020.

Said Mukaffiy dari Global Humanity Response (GHR) – ACT melaporkan, bantuan Alquran kali ini merupakan kolaborasi Kitabisa dan ACT. “Sejumlah 250 jiwa menerima bantuan Alquran ini. Mereka sebagian besar anak-anak yang hidup dari keluarga prasejahtera,” kata Said.

Lebih lanjut, Said berharap bantuan Alquran ini memudahkan para penerima manfaat untuk belajar Alquran. Bantuan Alquran itu pun menjadi bekal selain bantuan pangan yang juga kerap menyapa.

Krisis pangan memang masih melanda Kenya. Di lain Kabupaten, pada Juni 2019, pemerintah Kabupaten Turkana bahkan harus menyubsidi bahan pangan dari Nairobi. Kenya menjadi salah satu negara di semenanjung Afrika, yang disebut OCHA mengalami kerawanan pangan karena kemarau.[]


Bagikan

Terpopuler