Bantuan Beras Juga Sapa Santri Pesantren Al-Kautsar Bandung

Program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) ACT menyapa para penghafal Alquran di Pondok Pesantren Al-Kautsar Bandung dengan bantuan satu ton beras. Para santri umumnya yatim dan kurang mampu.

Santri Pondok Pesantren Al-Kautsar Bandung menerima bantuan beras dari ACT. (ACTNews/Resdi)

ACTNews, KABUPATEN BANDUNG - Pondok Pesantren Al-Kautsar yang terletak di  Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, merupakan salah satu pondok pesantren pencetak hafiz Alquran. Ponpes yang berdiri sejak sembilan tahun lalu ini menampung 185 santri dan santriwati yatim dan prasejahtera, dari level ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah (SD, SMP, SMA). 

Jumat (25/10), Program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) ACT menyapa para penghafal Alquran dengan bantuan satu ton beras. Acara berlangsung dengan khusyuk dengan mengumpulkan para santri di lapangan.

Dalam sambutannya, Renno I.  Mahmoeddin selaku Kepala Cabang ACT Jawa Barat berharap bantuan beras tersebut dapat menjadi bahan bakar santri selama belajar dan menghafal Alquran. “Jadi BERISI ini mempunyai makna ‘BERISI jiwanya serta BERISI juga raganya. Sehingga, santri dan para asatidz khusyuk dalam proses menghafal Alquran dan pendidikan agama lainnya. Semoga dari Pondok Pesantren Al-Kautsar ini lahir pemimpin-pemimpin yang hafal Alquran dan menerapkannya dalam kepemimpinannya. 

Dalam acara seremonial sederhana itu pun para santri melakukan tasmi’ quran, yaitu memperdengarkan hafalan yang dimiliki tiap santri di hadapan ustazah dan santri lainnya. Ustaz Koswara sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar menyebutkan, santri-santri ini tidak hanya berasal dari Bandung, namun juga dari Medan, NTT, dan Maluku. 

“Kami bersyukur atas bantuan ini. Hari ini Allah memperlihatkan kebesaran-Nya secara tidak disangka-sangka. Ketika beras kami habis, ACT tiba-tiba menelepon akan memberikan bantuan beras,” ungkap Ustaz Koswara. 

Acara ini pun ditutup dengan doa dari pari santri untuk ACT serta dermawan yang memberikan bantuan beras tersebut. “Insyaallah bantuan beras kepada santri ini akan dirutinkan. Target kami ada 100 pesantren yang akan dibantu sampai akhir tahun ini, semoga berjalan lancar. Terima kasih kepada donatur Siliwangi Trans, CV.Sailan serta MDH (Mitra Dagang Hasanah) yang mendukung program BERISI untuk pesantren Al- Kautsar, imbuh Ustaz Koswara.

Adi Nurdiansyah selaku Kepala Program ACT Jawa Barat mengatakan, sasaran program BERISI ini menyasar pesantren-pesantren yang membutuhkan. “Jadi semua cabang ACT yang ada di Indonesia pun melakukan program BERISI dan fokus kepada wilayah binaannya masing-masing. Sahabat dermawan dapat mendukung program BERISI dengan cara klik tautan bit.ly/sahabatdermawanACT,” jelasnya. []