Bantuan Darurat dari Masyarakat Indonesia Dirasakan Langsung Belasan Ribu Jiwa di Palestina

Sebanyak 17.107 jiwa di Palestina merasakan manfaat dari bantuan masyarakat Indonesia yang disalurkan selama fase darurat agresi Israel. Lantas, apa saja bantuannya?

Pembagian Makanan Gaza
Pembagian makanan kepada pengungsi Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA - Aksi Cepat Tanggap terus menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat Palestina di  Gaza dan di Yerusalem. Dalam kurun waktu 1-21 Mei 2021, bantuan yang diberikan berupa layanan medis dan ambulans pre-hospital, dapur umum dan layanan makanan gratis, paket pangan, paket lebaran, perlengkapan ibadah, dan hunian. Seluruh bantuan ini menjangkau 17.107 jiwa di Palestina.

Dari segi medis, bantuan obat-obatan dan peralatan penunjang pelayanan kesehatan lainnya disalurkan ke rumah sakit Al Shifa di Gaza. Bantuan ini memberikan manfaat kepada kurang lebih 9.200 jiwa. Tingginya angka korban jiwa dan luka membuat banyak pasien rumah sakit membutuhkan peralatan medis memadai untuk proses pemulihan.

Sementara itu, dua unit ambulans pre-hospital saat ini telah melayani 2.900 warga. Ambulans ini terus bergerak membantu warga Gaza yang sangat membutuhkan penanganan medis cepat di fase tanggap darurat maupun pemulihan.

Pemenuhan kebutuhan pangan warga Gaza juga diupayakan dengan menyediakan dapur umum dan bantuan bahan pangan. Dapur umum tersedia di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem dan di Gaza. Di Yerusalem makanan dari dapur umum dibagikan kepada warga yang berada di lingkungan Masjid Al-Aqsa sedangkan di Gaza, makanan dibagikan ke warga yang mengungsi. Hingga Kamis (20/5/2021), layanan makanan gratis telah memberikan manfaat kepada 2.150 warga.

Bantuan pangan juga dibagikan kepada masyarakat di Gaza berupa bahan makanan pokok yang bisa dikonsumsi oleh anggota keluarga selama beberapa hari. Setidaknya 272 keluarga menerima paket pangan ini.

“Kita akan terus mengirimkan bantuan ke Palestina, dan membantu saudara-saudara muslim yang ada disana, agar mereka bisa mengupayakan hidup yang layak seperti orang lain pada umumnya,” ujar Andi Noor Faradiba selaku tim Global Humanity Response ACT.

Selain  kebutuhan medis dan pangan, ACT juga mendistribusikan paket perlengkapan ibadah kepada 40 keluarga Palestina yang berada di Khan Younis. Bantuan ini diharapkan bisa digunakan oleh anggota keluarga penerima manfaat untuk beribadah dengan nyaman.

Saat ini, yang paling dibutuhkan oleh keluarga Gaza adalah hunian yang layak bagi keluarga yang rumahnya hancur terkena serangan, sehingga membuat mereka harus mengungsi. ACT akan menyiapkan hunian bagi keluarga-keluarga terdampak, dilengkapi dengan fasilitas listrik dan air. []