Bantuan Darurat Jangkau Korban Banjir Lombok Timur

Pertengahan Desember ini banjir melanda Lombok Timur. Merespons bencana ini, ACT dan MRI Lombok bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak.

ACT dan MRI mendistribusikan bantuan pangan untuk ke warga terdampak banjir di Lombok Timur. (ACTNews)

ACTNews, LOMBOK TIMUR Curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini di pulau Lombok memicu banjir di beberapa daerah akibat luapan air sungai. Dampaknyas, permukiman warga terdampak banjir. Salah satunya ialah Dusun Turingan, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Banjir ini terjadi pada Senin (14/12) sore dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter di rumah-rumah warga yang ada di bataran sungai. Hingga Selasa pagi, air mulai surut dan menyisakan endapan lumpur.

Selasa (15/12) pagi, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lombok Timur bersama relawan gabungan dan komunitas menyalurkan bantuan paket pangan, air bersih, serta pakaian ke warga terdampak banjir. Bantuan langsung diserahkan ke warga Dusun Turingan yang memang sejak Senin sore tak mengonsumsi apa-apa. Bahan makanan di rumah mereka ada yang hanyut terbawa banjir dan tak layak konsumsi karena terendam air banjir. Selain bahan pangan, hanya sedikit harta benda yang bisa diselamatkan.

“Saat banjir melanda, warga yang telah lansia segera diungsikan ke tempat yang lebih aman,” jelas Sri, Komandan Daerah MRI Lombok Timur.

Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, ACT dan MRI juga ikut membantu warga membersihkan material sisa banjir. Pasalnya, banjir datang membawa material berupa lumpur yang mengendap dan mengering di rumah dan lingkungan warga. Sehingga, gotong-royong sangat diperlukan untuk membersihkannya.

“Banjir masih berpotensi datang, terlebih ketika hujan deras dalam waktu yang lama. Untuk itu, kewaspadaan warga perlu ditingkatkan,” ajak Sri.

Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok Nanang Buchori dalam keterangan tertulisnya menyampaikan peringatan dini cuaca di NTB. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang kemungkinan terjadi di sebagian besar wilayah NTB. Selain itu, gelombang tinggi juga diperkirakan akan terjadi di perairan Samudra Hindia bagian selatan NTB. Untuk itu, warga diimbau berhati-hati dengan kemungkinan bencana yang bisa terpicu cuaca ini, mulai dari longsor, banjir, hingga angin kencang.

Kini, walau banjir telah surut, warga terdampak bencana di Lombok Timur masih membutuhkan bantuan. Pangan, selimut, alat kebersihan, popok, makanan bayi serta obat-obatan mendesak untuk dipenuhi. “Potensi bencana tak hanya bisa terjadi di Lombok Timur saja, tapi wilayah lain. Perlu uluran tangan kita bersama mengatasi dampaknya,” ujar Romi Saefudin dari Tim Program ACT NTB, Kamis (17/12).[]