Bantuan Gerobak Wakaf Tingkatkan Pendapatan Supartini Dua Kali Lipat

Pendapatan Supartini kini meningkat hingga dua kali lipat. Jika saat berjualan keliling menggunakan keranjang tenteng ia hanya meraup untung Rp30 ribu dalam sekali jualan, ketika berjualan dengan Gerobak Wakaf ia bisa mendapat untung Rp50-60 ribu.

Supartini saat sedang menyiapkan dagangan, Rabu (31/3/2021). (ACTNews/Muhamad Ubaidillah)

ACTNews, JAKARTA SELATAN — Waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB ketika Supartini (40) sibuk keluar masuk rumah membawa lontong, gorengan, dan kue basah ke atas gerobak. Kudapan itu ia jual di depan rumahnya, di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Berjualan dengan gerobak sudah Supartini lakoni selama satu bulan. Meja beroda itu hibah Global Wakaf-ACT sebagai modal usaha untuk Supartini. Sebelumnya, ibu tujuh anak itu berjualan kue secara berkeliling dengan keranjang tenteng.

Di sela-sela kesibukan menyiapkan dagangan, Supartini bercerita, ia mendapat omzet lebih banyak setelah berjualan menggunakan gerobak. Variasi kue jualan Supartini pun bertambah. “Alhamdulillah, sekarang jualannya bisa nambah tahu isi dan bakwan. Kemarin hanya lontong, gemblong, risoles, dan donat. Jumlah barangnya  juga naik,” kata ibu asal Pemalang, Jawa tengah ini, Rabu (31/3/2021).

Usaha gorengan bukan satu-satunya ikhtiar Supartini mencari nafkah. Ia juga berjualan lauk pauk di pagi hari, berkeliling di sekitar wilayah Rawajati hingga ke Kalibata, menggunakan Gerobak Wakaf.

Pendapatan Supartini kini meningkat dua kali lipat. Dalam sekali jualan, Supartini bisa mengantongi laba sebesar Rp50-60 ribu. “Dulu, saat berjualan pakai keranjang, paling cuma Rp30 ribu. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit naik berkat bantuan gerobak ini,” aku Supartini dengan tersenyum.


Supartini saat sedang melayani pembeli. (ACTNews/Ubaidillah)

Pendamping Usaha Supartini dari Global Wakaf-ACT, Datuk Lusiana, mengatakan, dengan bantuan Gerobak Wakaf, usaha Supartini meningkat signifikan. Keuntungan yang didapat meningkat 90 sampai 100 persen karena jumlah, jenis, dan pangsa pasarnya meningkat.

“Alhamdulillah bantuan Gerobak Wakaf dapat meningkatkan pendapatan para penerima manfaat, salah satunya usaha ibu Supartini. Insyaallah, dengan begitu, ibu Supartini bisa meningkatkan kesejahteraan hidup keluarganya. Tentu, kebaikan ini berkat kedermawanan yang berkelanjutan dari para wakif yang mengamanahkan hartanya kepada Global Wakaf-ACT,” kata Lusiana.

Wakaf Modal Usaha Mikro merupakan program bantuan modal usaha kepada para pengusaha kecil dan mikro melalui dana wakaf tunai. Bantuan modal ini merupakan sistem kebermanfaatan qardh al hasan dan tanpa riba yang sudah dijalankan Global Wakaf-ACT sejak pertengahan 2020.[]