Bantuan Jaket dan Selimut Menyapa Pengungsi Suriah di Awal Musim Dingin

Pada awal musim dingin ini, bantuan jaket dan selimut hadir sebagai bantuan awal untuk pengungsi di Kamp Atimah, salah satu wilayah pengungsian terpadat di Utara Idlib.

Anak-anak di Kamp Atimah menerima bantuan musim dingin akhir November. (ACTNews)

ACTNews, IDLIB  – Musim dingin selalu mencekam di Kamp Atmeh, Idlib Utara. Ribuan penungsi yang berjejal di wilayah itu tidak menambah kehangatan sama sekali, yang ada setiap tahun para pengungsi harus berjuang melawan dingin dari balik tenda.

Awal musim dingin November ini, Aksi Cepat Tanggap mengantarkan ratusan bantuan awal berupa selimut dan jaket hangat untuk anak-anak. Bantuan dibagikan kepada pengungsi di Kamp Atimah, yang merupakan salah satu kamp terpadat dan berada dekat dengan perbatasan Turki.

“Alhamdulillah, amanah 300 jaket untuk anak dan 300 selimut telah kami tunaikan. Selain untuk pengungsi di tenda-tenda, bantuan diberikan kepada pengungsi yang tinggal di bricket houses di wilayah Atimah,” kata Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response - ACT.

Setiap musim dingin, Aksi Cepat Tanggap terus berikhtiar memberikan bantuan terbaik untuk para pengungsi Suriah. Reliefweb mengatakan, situasi rentan yang semakin memburuk membutuhkan solidaritas dari organisasi kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Atimah menjadi tuan rumah bagi ratusan ribu pengungsi. Wilayah ini bisa ditempuh hanya dalam 20 menit berkendara dari penyeberangan Bab al-Hawa antara Suriah dan  provinsi Hatay, Turki.[]