Bantuan Kemanusiaan Jangkau Korban Banjir di Langkat

Sebanyak 47 rumah terendam dan 5 rumah lainnya hanyut terbawa banjir setinggi 2 meter itu. ACT dan MRI Sumatra Utara mendistribusikan bantuan untuk warga yang rumahnya terdampak banjir pada Rabu (18/12) lalu.

Bantuan Kemanusiaan Jangkau Korban Banjir di Langkat' photo
Serah terima bantuan untuk korban banjir bersama warga terdampak banjir di Desa Gunung Tinggi, Kabupaten Langkat. (ACTNews)

ACTNews, LANGKAT - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan meluapnya sungai Pulat di Kabupaten Langkat. Beberapa rumah warga yang berada di bantaran sungai akhirnya terdampak banjir akibat hujan pada Senin (15/12) itu. Rumah-rumah yang terdampak banjir berada di Dusun Tiga, Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat.

Sebanyak 47 unit rumah terendam dan 5 unit rumah hanyut. Ketinggian air mencapai 2 meter, sehingga mengakibatkan sebagian rumah tenggelam hingga atap. Masyarakat sekitar sangat membutuhkan bantuan berupa sembako, pakaian,alat memasak, dan kebutuhan harian lainnya.


Atas dasar keprihatinan ini, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera meluncur ke Langkat dengan membawa bantuan pangan untuk para penyintas banjir di sana. Lokasi terdampak berada cukup jauh di pelosok desa. Tetapi sejumlah bantuan atas kerja sama dengan mitra Yeos berupa beras, telur, minyak, makanan ringan, alat pembersih lantai, serta minuman sampai dengan selamat ke lokasi pada Rabu (18/12) kemarin.

“Kita semua berharap bantuan yang diberikan dari para donatur dapat membantu dan meringankan masyarakat yang terdampak banjir tersebut,” ungkap Sakti Wibowo dari Tim Program ACT Sumatra Utara.

Salah satu rumah yang rusak akibat terkena banjir. (ACTNews)

Tim ACT dan MRI Sumatra Utara juga menyempatkan diri bersilaturahmi ke rumah-rumah penduduk, dan berdiskusi dengan keluarga penyintas banjir Langkat. Setelah banjir, banyak penduduk yang mengungsi ke rumah-rumah tetangga dan ketrabat m