Bantuan Modal Usaha, Ikhtiar Membantu Yeni Berdikari

Aksi Cepat Tanggap Tasikmalaya berikhtiar membantu Yeni, seorang ibu asal Tasikmalaya, berdikari. Setelah menerima pengobatan untuk putrinya, Yeni, atas dukungan sahabat dermawan kini menerima seperangkat modal usaha cemilan kerupuk tahunya.

Yeni menerima bantuan
Yeni menerima bantuan peralatan memasak dan bahan baku yang akan digunakan untuk usaha cemilan. (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA – Yeni percaya, harapan selalu ada. Oktober lalu, kala kondisi amat tidak baik karena pandemi, bantuan itu datang. Azwa Ramadani, putri kandung Yeni yang mengalami kelainan organ pencernaan mulai mendapat pendampingan medis dari tim Mobile Social Rescue-Aksi Cepat Tanggap Tasikmalaya. Azwa menjalani operasi penutupan lubang kolostomi di perut dan operasi pemindahan saluran pembuangan dari perut ke lubang anus di Rumah Sakit Margono Soekarjo. Kini Azwa sudah sembuh dan memiliki saluran pencernaan yang normal..

Sukses pendampingan medis untuk Azwa, tahun 2021 ini, Aksi Cepat Tanggap Tasikmalaya kembali memberikan dukungan untuk Yeni. Ikhtiar ini diharapkan membantu Yeni berdikari. Rabu (11/2/2021), ACT Tasikmalaya menyerahkan bantuan peralatan memasak dan bahan baku tahu yang akan digarap Yeni menjadi kerupuk.

“Bu Yeni sebelumnya sudah memiliki usaha kecil-kecilan membuat kerupuk tahu. Seiring waktu, usaha Bu Yeni makin berkembang. Ia membutuhkan peralatan masak lebih lebih memadai. Untuk itu, ACT memberikan bantuan ini.  Bahan baku juga diharapkan menjadi modal awal. Selama ini modal jadi kendala dalam pengembangan usaha bu Yeni,” kata Fauzi Ridwan dari tim Program ACT Tasikmalaya.

Selain kerupuk tahu, Yeni juga memproduksi ladu, makanan tradisional khas Jawa Barat yang terbuat dari ketan. Produksinya pun masih kecil, yang penting bagi Yeni mampu menutupi kebutuhan hariannya. 

 “Kami sangat berterima kasih, setelah anak saya dibantu pengobatan, sekarang ada bantuan untuk usaha. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada dermawan,” ungkap Yeni terharu.[]