Bantuan Pangan ACT jadi Penyemangat Porter Stasiun Lempuyangan

Aksi ini dilakukan untuk memberikan semangat serta meringankan beban para porter yang mengalami penurunan penghasilan karena penumpang kereta api sepi.

paket pangan porter
Porter di Stasiun Lempuyangan menerima paket pangan Aksi Cepat Tanggap. (ACTNews)

ACTNews, YOGYAKARTA – Pandemi Covid-19 membawa banyak dampak buruk ke perekonomian masyarakat. Hal itu turut dirasakan para pekerja pramuantar atau porter di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Sebagai penjaja jasa bawa barang, penghasilan porter sangat bergantung pada penumpang. Sementara, selama pembatasan aktivitas, jumlah penumpang sudah amat sedikit.

Penghasilan yang menurun, membuat mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Untuk itu, tim Aksi Cepat Tanggap memberikan dukungan dalam bentuk paket pangan kepada  porter di Stasiun Lempuyangan.

Kharis Pradana dari tim program ACT Yogyakarta menjelaskan, pemberian paket pangan porter bertujuan menyemangati mereka di tengah penurunan penghasilan. Paket pangan menjadi salah satu wujud kepedulian dermawan kepada para pekerja yang terdampak pandemi.

“Di satu sisi, melalui bantuan paket pangan, kami berharap pengeluaran mereka untuk makan bisa diredam. Bantuan ini juga menjadi apresiasi kepada porter karena terus semangat dalam mencari nafkah,” ujar Kharis, Rabu (4/8/2021)

Rusdi (61), salah satu porter yang menerima paket pangan, mengatakan, ia sangat terbantu dengan paket pangan ACT. Selama pandemi, penghasilannya sangat kecil. Bahkan, ia terpaksa menjual motor kesayangannya agar dapat menyambung hidup keluarga.

“Terima kasih tim ACT dan para dermawan yang telah memberikan kami paket pangan ini. Semoga kebaikan kalian akan mendapat berkah dan ganjaran yang setimpal oleh Allah SWT,” ujar Rusdi.[]