Bantuan Pangan ACT Jangkau Korban Longsor Uganda

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan pangan dan bantuan logistik kepada korban gempa di Desa Bulago, Distrik Bulambuli, Uganda awal September lalu.

Warga Desa Bulago, Distrik Bulambuli, Uganda menerima bantuan pangan dan logistik Aksi Cepat Tanggap, Senin (14/10). (ACTNews)

ACTNews, BULAMBULI – Sebulan pascabencana longsor melanda Distrik Bulambuli, Uganda, Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan pangan kepada para penyintas di Desa Bulago, Senin (14/10).

“Bantuan ini berisi bahan makanan seperti beras, tepung, minyak, kacang-kacangan, dan keperluan mandi. ACT membagikan paket ini kepada 100 keluarga,” terang Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT, Jumat (18/10).

Hujan baru saja reda ketika tim ACT mengantarkan bantuan ke rumah-rumah warga. Tidak semua warga dapat kembali tinggal di rumah mereka, sebagian di antaranya menetap di rumah kerabat.


Warga Desa Bulago, Distrik Bulambuli, Uganda menerima bantuan pangan dan logistik Aksi Cepat Tanggap, Senin (14/10). (ACTNews)

Para penyintas bencana longsor, kata Mukaffiy, kini kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Mereka pun tidak lagi memiliki penghasilan sehingga persediaan bahan pangan berkurang.

Saat itu, dua puluh orang terjebak dalam tanah longsor dan satu korban meninggal dunia. Longsor pertama kali terjadi, Kamis (29/8) lalu. Hujan yang amat lebat menyebabkan bencana tanah longsor di sejumlah wilayah di Distrik Bulambuli. Lima orang warga Desa Gibeyi, Bulago, Distrik Bulambuli.

Tanah longsor menerjang pusat perdagangan Bulago, Kamis (29/8) silam. Saat itu, mitra ACT di Bulambuli mengabarkan, sekitar 75 rumah tertimbun tanah dan sedikitnya 145 orang meninggal dunia. Longsor kerap melanda wilayah Uganda, pada Juni lalu, longsor juga melanda Distrik Bududa. []