Bantuan Pangan Hadir untuk Pengungsi Internal Yaman di Sana’a dan Marib

Bantuan pangan yang diberikan secara rutin untuk pengungsi internal di Sana'a dan Marib, Yaman, menjadi upaya meredam tingginya malnutrisi di Yaman.

bantuan pangan yaman
Pengungsi internal Yaman menerima paket pangan dermawan. (ACTNews)

ACTNews, MARIB, SANA'A – Sana'a dan Marib merupakan dua daerah di Yaman yang banyak dijadikan tempat tinggal pengungsi internal. Bahkan, penampungan kapasitas di kamp pengungsian Marib dilaporkan berlebih. Saat ini, hampir 190.000 pengungsi di sana hidup dalam kemiskinan.

Pertengahan Oktober, Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadir langsung di Marib dan Sana'a untuk mengantarkan puluhan kilogram bantuan pangan. Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, tiap paket berisi 20 kilogram tepung, 5 kilogram beras kualitas terbaik, 2 liter minyak goreng, 12 kaleng kacang-kacangan, 500 gram susu, 2 bungkus makaroni, dan satu kilogram kurma.

“Paket-paket tersebut diantar langsung oleh relawan ACT ke tenda-tenda para pengungsi. Para pengungsi sangat antusias dan bahagia menerima paket pangan yang sangat mewah bagi mereka," ujar Said, Jumat (22/10/2021).

Said menjelaskan, bantuan ini diharapkan bisa menekan angka malnutrisi di Yaman. Berdasarkan data yang dihimpun UNICEF, ada 2,25 juta anak di Yaman yang menghadapi malnutrisi. Sebanyak 400 di antaranya tergolong malnutrisi akut yang sangat membutuhkan pertolongan segera. Angka tersebut pun berpotensi bertambah tiap tahun seiring tidak kunjung terselesaikannya konflik di Yaman.

Untuk diketahui, bantuan paket pangan Sahabat Dermawan yang disampaikan ACT bukanlah yang pertama. Pada 2021 ini, sudah ribuan paket pangan dan makanan siap santap dibagikan untuk para pengungsi internal di Yaman. "Semoga aksi kebaikan ini bisa terus berlanjut, sebab masih banyak pengungsi yang belum terjamah bantuan kemanusiaan," harap Said.[]