Bantuan Pangan, Lipur Lara Pengungsi Suriah di Bekaa

Pengungsi Suriah di Bekaa masih hidup di bawah atap tenda-tenda pengungsian. Kondisi ini memprihatinkan terutama saat memasuki musim dingin. Mereka kedinginan karena tenda-tenda yang digunakan tipis sehingga tidak mampu menghalau dinginnya cuaca Lebanon.

Foto anak-anak suriah di Lebanon
Pengungsi anak-anak Suriah di Lebanon berebut menanti bantuan pangan relawan. (ACTNews)

ACTNews, BEKAA – Lebanon merupakan salah satu negara yang menampung pengungsi Suriah sejak tahun 2012. Di tahun 2020, total pengungsi diperkirakan mencapai 339.473 orang yang mayoritas berada di wilayah Bekaa. Wilayah ini merupakan yang terluas di Lebanon, mencakup 40 persen total daerah negeri.

Pengungsi Suriah di Bekaa masih hidup di dalam tenda-tenda pengungsian. Kondisi ini memprihatinkan terutama saat memasuki musim dingin. Mereka kedinginan karena tenda-tenda yang digunakan tipis sehingga tidak mampu menghalau dinginnya cuaca Lebanon. Pengungsi Suriah di Bekaa pun membutuhkan bantuan kemanusiaan, baik pangan maupun perlengkapan tempat tinggal.

Mengirimkan bantuan pangan

Kepedulian dermawan Indonesia menghampiri pengungsi Suriah di Bekaa melalui program bantuan pangan ACT yang dilaksanakan pada 30 April-7 Mei lalu. Mewujud hidangan iftar dan paket pangan, bantuan ini diharapkan memperkuat stabilitas kehidupan para pengungsi Suriah.

“Alhamdulillah, bantuan pangan dan iftar disambut luar biasa. Bantuan ini bukan hanya sekedar memberikan harapan untuk hidup, tetapi juga menguatkan persaudaraan karena bantuan yang hadir dari Indonesia,” ujar Amir Firdausi dari tim Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.


Pengungsi bersama anak-anak Suriah di Lebanon mendapatkan Iftar . (ACTNews)

Distribusi paket pangan menjangkau 770 jiwa dan bantuan ftar menjangkau  673 keluarga dengan total penerima manfaat mencapai 4.037 jiwa.

Saat pembagian pangan dilakukan, anak-anak pengungsi menyambut relawan ACT dengan antusias. Di sisi lain tempat pengungsian,  para orang tua, terutama ibu-ibu membopong bantuan pangan yang terima yang telah dibungkus dalam kotak.

“Di tengah sulit kondisi ekonomi sekarang,  semoga bantuan ini bisa meringankan beban para pengungsi untuk memenuhi kebutuhan pangannya selama beberapa hari ke depan,” tambah Amir.[]