Bantuan Pangan Sampai untuk Korban Banjir Gorontalo

Relawan Masyarakat Relawan Indonesia – Aksi Cepat Tanggap Gorontalo mendistribusikan makanan siap santap dan bahan makanan untuk masyarakat di Desa Ilohuwa, Desa Masiaga, dan Desa Taluda'a di Kecamatan Bone.

Relawan MRI Gorontalo mendistribusikan bantuan pangan untuk korban banjir yang berada di Kantor Desa Ilohuwa, Kecamatan Bone. (ACTNews)

ACTNews, BONE BOLANGO – Makanan siap santap dan bahan makanan menjadi bantuan darurat pertama yang dibagikan tim ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia Gorontalo kepada pengungsi banjir di Kecamatan Bone. Sejumlah 100 paket bahan makanan dan makanan siap santap dibagikan kepada warga di Desa Ilohuwa, Desa Masiaga, dan Desa Taluda'a, Sabtu (13/6).

Berdasarkan laporan Koordinator MRI Gorontalo Amir Alqorni, Sabtu malam, kondisi sejumlah desa yang diterjang banjir masih cukup parah. Desa Taludaa salah satunya. Berdasarkan data yang dihimpun MRI Gorontalo, sekitar 894 warga di desa tersebut menjadi korban banjir.

“Pascabanjir surut seluruh akses jalan dan rumah-rumah warga dipenuhi lumpur dengan ketebalan hingga 30 sentimeter. Masyarakat sudah kembali ke rumah. Mereka mulai membersihkan rumah dan jalan,” kata Amir. Sabtu itu, lanjut Amir, ketersediaan air bersih masih sangat minim. Banyak pipa saluran air yang rusak. Tim MRI pun berikhtiar memenuhi kebutuhan darurat warga.

Hingga Ahad (14/6), relawan MRI Gorontalo masih berjibaku di desa-desa terdampak banjir. Tim membantu warga membersihkan rumah dan jalan. Amir mengaku, tim butuh waktu cukup lama untuk mencapai desa-desa terdampak banjir karena akses masih sulit. “Hari ini (Ahad), sebagian tim pun menuju Kecamatan Suwawa," kata Amir.

Banjir bandang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6). Luapan Sungai Bone merendam Kecamatan Suwawa, Suwawa Tengah, Suwawa Timur, Suwawa Selatan, Kabila, dan Botupingge. Per Ahad (14/6), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sebanyak 2.504 rumah terdampak, dengan 31 rumah dilaporkan rusak berat dan 10 rumah rusak ringan. Selain rumah penduduk, satu bangunan sekolah rusak ringan, satu bangunan fasilitas kesehatan rusak, satu tempat ibadah rusak, dan satu unit jembatan rusak ringan.[]