Bantuan Pangan Sapa Warga Prasejahtera dan Veteran di Surabaya

Pandemi Covid-19 bahkan membuat salah satu keluarga prasejahtera di Surabaya tidak makan dalam sehari.

Salah satu penerima manfaat bantuan pangan Globalgiving di Surabaya. (ACTNews)

ACTNews, SURABAYA – Kondisi pandemi Covid-19 menghimpit kehidupan masyarakat menengah ke bawah di Surabaya. GlobalGiving, lembaga kemanusiaan asal Amerika Serikat menggandeng Aksi Cepat Tanggap merespons keadaan tersebut. Dikomandani Masyarakat Relawan Indonesia-ACT Surabaya, GlobalGiving berupaya meredam dampak pandemi dengan memberikan 205 bantuan paket pangan November 2020 lalu.

Gunawan dari Tim Kemitraan ACT Jawa Timur menerangkan, target distribusi bantuan pangan bantuan GlobalGiving adalah masyarakat kampung 1001 malam di kawasan Dupak, Surabaya. Mayoritas masyarakat mencari nafkah dengan memulung, tinggal di kolong jembatan tol, bahkan akses menuju lokasi yang harus memutar dan melewati sungai dengan jasa perahu dayung untuk melewati lorong tol Kota Surabaya. “Sebanyak 50 paket kami berikan kepada warga di kampung ini,” kata Gunawan.

Bantuan pangan juga diberikan kepada lansia veteran. Menurut Gunawan, para veteran sehari-hari menggantungkan kebutuhan hidup dari dana pensiun dan perawatan keluarga. Sebanyak 50 paket juga diberikan kepada lansia veteran pejuang.

“Selain masyarakat prasejahtera, bantuan pangan juga kami berikan kepada warga difabel dan guru honorer. Mereka adalah bagian dari masyarakat terdampak pandemi,” kata Gunawan.[]