Bantuan Penghangat Ruangan Redam Suhu Dingin di Rumah-Rumah Keluarga Palestina

Tempat tinggal sebagian besar warga di Beit Lahia hanyalah tenda berlapis yang telah usang. Banyak lubang di tiap sisi membuat angin musim dingin sangat mudah membuat gigil penghuninya.

bantuan musim dingin palestina
Keluarga di Gaza menerima bantuan penghangat ruangan dari tim ACT. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Bantuan musim dingin untuk warga Palestina di Gaza terus didistribusikan. Kali ini, Keluarga-keluarga miskin di Gaza menerima bantuan mesin penghangat ruangan dari Sahabat Dermawan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). Sekitar 187 keluarga menjadi penerima manfaat.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT menjelaskan, proses distribusi dilakukan di dua titik lokasi di Gaza, yakni di Beit Lahia, Gaza Utara dan Alshojaia di Timur Gaza. Di kedua wilayah ini, banyak keluarga Gaza yang bermukim dengan rumah tidak layak dan tidak memiliki pemanas suhu.

"Kebanyakan rumah mereka dibangun dengan tenda berlapis yang telah usang. Banyak lubang di tiap sisi tenda. Dengan begitu angin musim dingin dapat dengan sangat mudah menerjang ke dalam rumah," ujar Said, Ahad (26/12/12).

Ismael At-Tahrawi, salah satu penerima manfaat mengatakan, dirinya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada tim ACT dan para dermawan Indonesia atas bantuan yang ia terima. Berkat penghangat ruangan ini, Ismael dan enam anggota keluarganya tak lagi khawatir menghadapi musim dingin.

"Kondisi ekonomi keluarga saya sangat lemah. Saya tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Tingkat kemiskinan di daerah saya sangat ekstrem. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini," kata Ismael.

Selain Ismael, masih ada ribuan keluarga Gaza lainnya yang belum merasakan kehangatan bantuan para dermawan di musim dingin ini. Bantuan Sahabat Dermawan di ujung tahun ini amat berarti bagi warga Gaza.[]