Bantuan Peralatan Sekolah Dukung Proses Belajar Pengungsi Anak Rohingya

Bantuan peralatan sekolah diharapkan dapat membantu pengungsi anak Rohingya mengembangkan pengetahuannya walau tidak dapat belajar di fasilitas pendidikan karena pandemi.

Bantuan Peralatan Sekolah Dukung Proses Belajar Pengungsi Anak Rohingya' photo
Pengungsi anak Rohingya menjalani pendidikan di kamp pengungsian Cox’s Bazar, Bangladesh. Foto diambil pada tahun 2017. (ACTNews)

ACTNews, COX'S BAZAR – Hampir enam ribu fasilitas pendidikan di Kamp Pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar ditutup akibat pandemi sejak Maret lalu. Sedikitnya, 315.000 orang anak dan remaja tidak lagi menjalani pendidikan di fasilitas belajar.

Melanjutkan pendidikan pengungsi anak Rohingya, fasilitas belajar di rumah pun didukung sejumlah relawan dan NGO. Sabtu (22/8), Aksi Cepat Tanggap turut membagikan peralatan sekolah kepada 120 anak Rohingya di Madrasah Darul Hikmah 20 Kutupalong, kamp-04.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, bantuan peralatan sekolah diberikan untuk mendukung semangat belajar anak-anak Rohingya di tengah pandemi. “Kami berharap, mereka tetap bisa mengembangkan pengetahuan, menulis, dan membaca walau tidak menjalani pendidikan sebagaimana mestinya karena pandemi ini,” kata Firdaus.

Firdaus pun mengajak sahabat dermawan untuk mendukung langkah ACT membersamai pengungsi Rohingya dengan sedekah terbaik melalui laman Indonesia Dermawan atau langsung ke rekening BNI Syariah Aksi Cepat Tanggap dengan nomor 0096110239.[]


Bagikan