Bantuan Pupuk untuk Petani Banjar Hadir di Awal Musim Tanam

Petani yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Produsen Pangan Indonesia di Desa Anjir Serapat Muara I, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, berharap bantuan pupuk dapat disalurkan di awal bulan Desember ini sebelum proses tanam berlangsung.

Para petani yang tergabung dalam Masyarakat Produsen Pangan Indonesia di Desa Anjir dan relawan Global Wakaf-ACT pendamping sedang berdiskusi mengenai bantuan pupuk akhir November lalu. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BANJAR – Kelompok Masyarakat Produsen Pangan Indonesia di Desa Anjir Serapat Muara I, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Banjar, berharap bantuan pupuk sudah tersedia sejak Desember ini. Menurut mereka, keberadaan pupuk akan memudahkan proses tanam karena kesediaan masih banyak dan harga relatif stabil.

"Untungnya kali ini kita bisa memesan pupuk dahulu. Kalau pas musim tanam (nanti) pasti berebut, harganya naik," cerita Didi salah seorang petani, Senin (30/11) akhir bulan lalu. Para petani umumnya membeli membeli pupuk dari penyuluh pada saat musim tanam. Namun harga pupuk pada di masa itu terbilang mahal dan sulit diperoleh karena harus bersaing dengan petani lain. Bagi para petani Anjir Serapat Muara I, peran pupuk sangat memengaruhi keberhasilan panen. Hasil tanam bisa lebih baik sesudah dua sampai tiga kali pemupukan. 

Selama ini, para petani memang kesulitan membeli pupuk. Terkadang para petani harus memberikan uang muka agar pupuk bisa dipesan. Bahkan, sebagian petani harus membayar di awal agar bisa mendapatkan pupuk.


Koordinator Program Global Wakaf-ACT Kalimantan Selatan Retno Sulisetiyani menerangkan, memenuhi kebutuhan para petani, relawan bersama ketua dan anggota kelompok Masyarakat Produsen Pangan Indonesia segera melakukan survei harga di distributor pupuk terdekat. “Alhamdulillah, kesediaan pupuk masih cukup banyak. Kami tidak perlu menunggu proses pengiriman dari produsen pupuk,” kata retno. Distribusi pupuk akan dilakukan secepat mungkin.

Sejak September lalu, sekitar 20 petani Desa Anjir Serapat Muara I mendapat pendampingan pertanian melalui program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia. Global Wakaf-ACT Kalimantan Selatan pun berikhtiar mendampingi para petani hingga musim panen nanti.

“Lebih lanjut, kami berharap tidak hanya mendampingi petani di desa ini, tetapi juga para petani di wilayah Kalimantan Selatan lain yang membutuhkan. Kami berharap para dermawan dapat mendukung kami melalui Indonesia Dermawan atau melalui BNI Syariah di nomor 66 00000 426,” ajak Retno.[]