Bantuan Warga Jateng untuk Korban Semeru Kembali Mengalir

Untuk kedua kalinya, warga Jawa Tengah (Jateng) mengirimkan bantuan logistik untuk korban erupsi Semeru. Selain logistik, bantuan untuk pembangunan hunian nyaman terpadu juga diberikan.

bantuan korban semeru
Pelepasan Truk Kemanusiaan pengangkut bantuan dari warga Jateng untuk korban Semeru. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG – Kedermawanan untuk korban terdampak Erupsi Semeru terus mengalir. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah kembali memberangkatkan Truk Kemanusiaan berisi bantuan untuk korban erupsi Semeru di Lumajang, Senin (3/1/2022).

Truk Kemanusiaan kedua ini membawa 4 ton bantuan logistik dari warga Jawa Tengah berupa sembako, pakaian baru, perlengkapan tidur, hygiene kit, perlengkapan ibadah, masker, dan obat-obat. Pelepasan dilakukan di Kantor Kecamatan Mijen, JL. RM Hadi Soebeno S No. 122, Jatisari ,Mijen, Semarang, Senin (3/1/2022).

Kepala Cabang ACT Jawa Tengah, Ma’ruf mengatakan antusiasme masyarakat Jawa Tengah membantu saudara sebangsa yang terdampak erupsi di Lumajang sangat tinggi. Ini dibuktikan dengan adanya bantuan yang terus mengalir hingga saat ini.

“Bantuan pertama dari warga Jawa Tengah untuk korban erupsi Semeru diberangkatkan pada pertengahan Desember 2021 lalu. Ini bantuan kedua dan mudah-mudahan bukan yang terakhir,” ujarnya.

Selain pelepasan Truk Kemanusiaan, bantuan senilai Rp122 juta dari masyarakat Mijen juga diberikan kepada ACT untuk pembangunan Integrated Community Shelter (ICS) di Lumajang. Menurut Camat Mijen, Didik Dwi Hartono masyarakat Mijen bergerak bersama dalam membantu korban erupsi Semeru.

“Masyarakat Mijen antusias memberi bantuan ada yang berupa uang ada sembako, pakaian baru, obat-obatan. Alhamdulillah hari ini truk bisa berangkat ke Lumajang,” ucapnya dalam pelepasan Truk Kemanusiaan.

Integrated Community Shelter (ICS) atau Hunian Nyaman Terpadu adalah tempat tinggal yang akan dibangun dalam masa pemulihan erupsi Semeru. Nantinya ICS akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti masjid, taman bermain, dapur, dan MCK. Selain itu, ACT juga memberikan pendampingan untuk para pengungsi agar ekonomi kembali mereka bangkit.

“Pendampingan lewat pembudidayaan hewan ternak dan pertanian,” jelas Ma’ruf. Untuk terus mendukung kegiatan ini, dermawan bisa mengunjungi laman Indonesia Dermawan.[]